Sempat Tutup, Layanan Kecamatan Jaken Dibuka Lagi

0
83

SAMIN-NEWS.COM, PATI – Meskipun para pegawai Kecamatan Jaken menjalani uji kesehatan melalui swab test, namun hal itu tidak mempengaruhi berkait dengan pelayanan oleh pihak kecamatan. Artinya bagi warga yang hendak mengurus persoalan administrasi maupun yang lainnya di kantor Kecamatan masih akan tetap dilayani seperti biasanya.

Kepala Seksie Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasie PMD) Kecamatan Jaken Tri Agung Setiawan membenarkan perihal tersebut. Bahwa meskipun pegawai Kecamatan dilakukan swab test, namun tak menghalangi pelayanan kepada masyarakat.

“iya kami masih tetap melayani warga, Kecamatan tidak ditutup. Namun dalam pelayanannya tentunya berbeda. Yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku saat ini,” terangnya saat dikonfirmasi Saminnews usai pelaksanaan rapid test, Kamis (6/8/2020).

Kasie PMD Kecamatan Jaken Tri Agung Setiawan.

Adapun terdapat 23 orang mengikuti swab test di kantor Kecamatan sekira pukul 09.00 WIB. Terdiri dari 16 orang dari pegawai Kecamatan serta sisanya dari kepala desa Mantingan, Desa Tegal arum serta dari Balingtan. Karena saat sebelumnya mereka pernah menjalin kontak dengan dengan Camat Jaken yang saat ini positif swab test, imbuhnya.

Pemeriksaan swab test kesehatan bagi keenam camat di Kabupaten Pati hasilnya telah keluar. Swab test kali ini merupakan swab test kedua, setelah kali pertama keenam camat tersebut dinyatakan positif terpapar virus Corona desease (Covid-19). Lebih tepatnya yaitu pada hari Selasa (28/7) bulan lalu.

Akan tetapi, pada swab test kali kedua itu lima camat negatif serta Camat Jaken masih menunjukkan sebaliknya. Dengan demikian, Selama hasil swab lanjutan belum negatif, camat tersebut akan tetap diuji swab lanjutan hingga menerangkan negatif. Dan begitu juga dilakukan tracking serta tracing bagi kontak erat.

Memang, Agung mengakui bahwa terdahulu layanan di Kecamatan sempat ditutup. Namun itu hanya beberapa hari. Yang setelahnya dibuka seperti biasanya. “kurang lebih awal bulan ini sempat ditutup selama beberapa hari. Kemudian, kita buka dengan layanan beserta protokol kesehatan,” tandas Agung.