Geotekstil Sebagai Alas Dasar Lapangan Rumput Stadion Joyo Kusumo Dipasang

0
48
Lembaran geotekstil sebagai alas lapangan rumput sintesis untuk lapangan Stadion Joyo Kusumo Pati mulai digelar.
Dipersiapkan pula batu pecah yang juga sebagai alas dasarnya.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selesai progres pelaksanaan pekerjaan pembangunan rumput sintesis untuk Stadion Joyo Kusumo Pati mencapai 13 persen, kini saatnya mengejar dan mempersiapkan pekerjaan lanjutan. Yakni, pemasangan lembar geotekstil, pipa spiral untuk saluran peresapan dan penutup arasnya berupa batu pecah ukuran 2/3, 1/2, dan 1/1 cm, serta bagian permukaan paling atas dengan penutup abu batu.

Sebab, diperkirakan sekitar pertengahan bulan ini (Agustus), order pabrikan untuk rumput sintesis diperkirakan sudah selesai diproduksi, dan siap dikirim ke lokasi pekerjaan. Dengan demikian, rangkaian konstruksi dasar lapangan sebelum rumput sintesis itu dipasang, semuanya harus benar-benar sudah siap, sehingga pelaksanaan pekerjaan tersebut harus dimaksimalkan.

Selain menggelar pelapis geotekstil, kata pelaksana lapangan rekanan yang bersamgkutan, Edy, secara bersamaan langsung juga dipasang saluran peresapan dari pipa spiral dengan diameter 4 ”inci”. ”Saluran ini sudah disiapkan lubangnya melintang ke barat dan ke timur sebanyak 23 titik terpecah menjadi dua bagian dengan terpusat tepat di tengah lapangan,”ujarnya.

Di tengah-tengah antara gulungan geotekstil adalah lubang saluran untuk pipa spiral dengan ukuran 4 ”inci”.

Maksudnya, lanjut Edy, saluran peresapan itu menyesuaikan lebar lapangan dibagi dua dengan titik pusat di tengahnya, sehingga bila terjadi guyuran air hujan meresap cepat di bawah rumput sintesis mengalirnya ke masing-masing saluran terbagi dua. Yakni, ke sisi barat dan sisi timur yang sesuai panjang lapangan berjumlah 23 titik, dan masing-masing berjarak lima meter.

Demngan demikian, berapa pun tingginya curah hujan yang masuk ke lapangan maka akan secepatnya mengalir masuk ke saluran U (Unit) di sekeliling lapangan, dan terakhir baru masuk ke saluran pembuang (drainase). Karena itu, keberhasilan dalam membuat saluran peresepan benar-benar menjadi tuntutan maksimal, agar lapangan dengan rumput sintesis tersebut benar-benar tidak memunculkan genangan air.

Mengingat hal tersebut, maka saluran peresapan berupa pipa berbentuk spiral sehingga ketika harus ditutup material pelapisnya tidak melesak maupun pecah. ”Untuk geotekstil seluruhnya disediakan 28 gulung masing-masing per gulung 100 meter dengan lebar 4 meter, sehingga lebar seluruhnya sudah mencapai 11.000 meter lebih,”imbuhnya.