Desa Karangsari Sabet Predikat Sebagai Desa Pancasila

0
49

SAMIN-NEWS.com, PATI – Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Pati merupakan desa yang mendapat predikat sebagai Desa Pancasila. Di dalamnya terdapat 3 (tiga) agama besar yang dianut oleh masyarakat setempat. Lantaran keberagaman inilah, mendorong terciptanya toleransi beragama meski dalam keyakinan yang berbeda.

Kades Karangsari Ismatun, mengatakan awal mula yang menunjuk dari pihak Kabupaten Pati. Mendapat informasi bahwa Desa Karangsari akan didatangi tim Kajian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada tanggal 12 Oktober 2017 yaitu Julie Trisnadewani dari Jakarta.

“Intinya karena di Desa Karangsari itu ada 3 (tiga) agama besar. Masing-masing Agama  Islam, Buddha, serta Kristen ini untuk Dk Godang dan Dk Sayang. Adapun kehidupan masyarakatnya setiap hari selalu rukun selalu gotong royong,” katanya kepada Saminnews belum lama ini.

Berkaitan dengan Desa Pancasila, Ismatun membeberkan alasannya yakni mengutamakan toleransi antar umat beragama. Hal ini yang membentuk toleransi antar warga. Meski hidup di tengah perbedaan keyakinan, namun bisa hidup berbarengan, beriringan tanpa adanya konflik agama.

“Kalau ada hari besar agama, selalu mengundang umat agama lain begitu juga sebaliknya antara Islam, Buddha, Kristen. Disamping itu ketika ada pembangunan ada pembangunan tempat ibadah semua ikut membantu. Misalnya adanya pembangunan Musholla, Gereja, maupun Vihara. Semua ikut membantu baik tenaga maupun material,” terangnya.

Disamping itu, bahkan terdapat keluarga yang di dalam anggotanya punya keyakinan yang berbeda. Meskipun demikian, mereka tidak tidak memperlihatkan konflik. Justru sebaliknya bisa memperlihatkan hidup yang rukun. “Ada warga satu KK beda agama dia hidup rukun,” jelasnya.

Setiap ada kegiatan di desa seperti hajatan, sedekah bumi pasti dari ketiga tokoh agama berdoa munurut agamanya masing-masing. Masyarakat bisa hidup  berdampingan, rukun dan gotong royong selama puluhan tahun tanpa melihat perbedaan keyakinan, tandasnya.