Akses Jalan di Lingkungan Kolam Tambat Kapal Memasuki Tahapan Perkerasan Biskos

0
57
Tumpukan material jenis biskos sudah disiapkan untuk perkerasan ruas jalan di lingkungan kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Tahan pelaksanaan pekerjaan kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, saat ini hanyalah tinggal konsentrasi pada tahapan pekerjaan pembangunan ruas jalan baru di lingkungan kawasan tersebut. Sedangkan sisanya hanya tinggal tidak seberapa, yaitu penataan perkuatan pada bagian atas (camping beam) sheet pile  dinding kolam tambat kapal yang panjangnya mencapai 700 meter tersebut.

Dengan demikian, untuk akses pembangnan jalan baru adalah menjadi bagian akhir dari tahapan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Akan tetapi dengan masih tersedianya hari kalender hingga September mendatang, maka pembangunan akses jalan dua lajur, masing-masing panjang 450 meter akan bisa dituntaskan sebelum berakhirnya hari kalender kerja.

Apalagi, papar Site Manajer Rekanan Kerja Sama Operasional (KSO) PT Aneka Tata Sarana Pati, Amin, untuk lampu penerangan di lingkungan tersebut sebanyak 9 titik juga sudah disiapkan. ”Jika nanti konstruksi ruas jalan dengan beton rigid tersebut tuntas, termasuk pembuatan medan jalan maka lampu penerangan tinggal memasang,”ujarnya.

Khusus untuk pekerjaan konstruksi jalan, lanjutnya, kisi sudah memasuki perkerasan dengan material biskos dengan satu layer tebal 30 cm. Untuk pekererasan dan pemadatannya akan dikerjakan dua tahap, masing-masing tahap dengan ketebalan 15 cm sehingga saat digilas alat berat maka pemadatannya benar-benar bisa maksimal.

Selesai tahapan pekerjaan tersebut, maka berikutnya adalah memasuki tahapan pelaksanaan pekerjaan beton rigid, tapi tidak sampai sepanjang 450 meter melainkan masing-masing jalur hanya sepanjang 290 meter. Sedangkan sisanya cukup diperkuat dengan perkerasan material biasa, karena untuk pemanfaatan fasilitas kolam tambat kapal tentu belum bisa dilakukan dalam tahun ini.

Sebab, begitu pekerjaan pemasangan dinding kolam tambat, perataan pekataran, akses jalan dan lampu penerangan selesai dikerjakan pihaknya, maka pekerjaan lain masih menunggu Tahun 2021  tentunya. ”Yakni, pengerukan kedalaman kolam agar kapal bisa masuk dan tambat di dalamnya, serta penyediaan fasilitas penunjang lainnya,”imbuh Amin.