TBM Abata Perkenalkan Lagu-lagu Tradisional kepada Anak

0
39
Taman baca masyarakat TMB Abata mempraktikkan bermain belajar pada anak-anak.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bermain merupakan sifat naluriah seorang anak. Ketika anak telah memasuki usia yang aktif, aktivitas yang paling mengasyikan untuk mereka adalah bermain. Bermain adalah kebahagiaan bagi anak-anak karena mereka dapat mengekspresikan berbagai perasaannya. Selain itu, manfaat bermain lainnya juga dapat membantu si anak untuk bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.

Kegiatan bermain akan memberi manfaat positif untuk mengembangkan potensi anak, misalnya kecerdasan, bakat, kreativitas. Untuk tujuan tersebut, taman baca masyarakat TMB Abata mempraktikkan bermain belajar pada anak-anak. Terlebih, kegiatan itu bertepatan dengan Hari Anak Nasional.

“Lagu anak-anak dan dongeng mas, biar anak-anak paham tentang lagu-lagu tradisional serta sejarah kearifan lokal,” kata Ketua TBM Abata Siswanto saat dihubungi media Saminnews, Kamis (23/7/2020).

Hari anak, Ia memaknai bahwa hari penuh keceriaan dan kegemberian yang bisa memberikan oase tersendiri untuk membentuk karakter anak. Pada hari anak, agar keceriaan dan kegembiraan melekat pada diri anak, Taman Baca Abata memperingati hari anak dengan memberikan bentuk edukasi melalui dongeng dan lagu tradisional.

Di mana tujuannya adalah bentuk kearifan lokal tetap terjaga meskipun di era digital banyak anak-anak yang condong ke game online. Pada hari anak ini, biar keceriaan terbentuk, maka TBM memperingati dengan memperkenalkan lagu tradisional dan dongeng, terang Siswanto.

Bahwa kita tahu sendiri, adanya pandemi Covid-19 telah menyebabkan menghabiskan banyak waktu di rumah. Disebut dikhawatirkan akan tidak terkontrol terhadap aktifitas bermain. Meski, memang dunia bermain, tapi dengan bermain serta sosialisasi kepada lingkungan sekitar.

Namun, kontrol bermain anak disini dimaksudkan adalah terkait permainan game online yang justru kurang membentuk karakter dengan sosialisasi lingkungan sekitarnya atau diartikan sebagai keluarga. Maka dari itu, alternatif lainnya adalah dengan mengajak bermain bersama yang lain serta memperkenalkan lagu-lagu tradisional merupakan salah satu cara untuk membentuk karakter anak itu sendiri.