Masyarakat Menyepelekan Protokol Kesehatan Jika Belum Ada Kasus Positif

0
39
Para pengendara yang tidak mengenakan masker.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kesadaran masyarakat terhadap menjaga perilaku hidup sehat berdasarkan protokoler kesehatan di tengah situasi dan kondisi yang darurat ini lantaran pandemi corona virus (covid-19) disebut masih rendah. Belum sepenuhnya mau menerapkan tindakan pencegahan secara pribadi yang berimplikasi kepada yang lebih luas.

“Pemahaman masyarakat untuk menerapkan standart protokoler kesehatan masih kurang. Banyak warga yang tidak memakai masker, misalnya,” kata Kepala Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati Hartono saat dikonfirmasi Saminnews di Balaidesa setempat, Sabtu (4/7/2020).

Ia menuturkan, pemerintah Desa juga telah mensosialisasikan kepada warganya agar mau memakai masker. Kemudian, selama ini juga telah dibagikan masker untuk hampir semua warga mendapat dari Pemdes diharapkan agar mau menggunakan masker, harap Hartono.

Pada saat baru ada contoh, yang dalam hal ini merupakan terpapar virus corona, di masyarakat baru ada pemahaman untuk hal itu. Kasuistik yang demikian adalah karena kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap Covid-19. Yang sebelumnya juga telah dilarang dalam kegiatan preventif untuk pencegahan berkerumun. “ini yang kadang menimbulkan pihak Pemdes susah,” kata dia.

“Dalam tanda kutip, kalau belum ada salah satu warga yang meninggal karena hasil Swab dinyatakan positif, sok-sok (kadangkala) masyarakat itu nyepelekke. Tapi setelah kejadian, warga baru kaget, batu terkejut. Ini hasil yang kita Pantau yang terjadi di masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, pemuda lingkungan setempat baru menyadari dengan menginginkan untuk membatasi dengan mengurangi akses keluar-masuk jalan. Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memutuskan permintaan warga tersebut. Karena, jalan Desa Pagerharjo merupakan jalan penghubung dengan Desa lain.

“Permintaan itu belum kami sepakati, sebab jalan desa sebagai penyambung desa lain. Sebelah selatan desa Ngurenrejo misalnya, harus lewat sini. Juga Desa Jontro juga sama. Makanya saya konsultasikan dengan tim Gugus Tugas. Karena menyangkut persoalan lain,” tandasnya.