Hari Anak Nasional 23 Juli 2020 Diperingati Melalui Virtual

0
32
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas Sosial Etik Trihartanti.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2020 besok, tetap akan digelar di tengah wabah virus corona (Covid-19). Kegiatan didesain tanpa dengan mengumpulkan anak-anak seperti pada umumnya tahun-tahun sebelumnya.

“Anak tidak boleh dikumpulkan seperti tahun sebelumnya. Itu gak boleh, soalnya tahun ini sedang menghadapi pandemi Covid-19 sejak mulai beberapa bulan terakhir ini,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas Sosial Etik Trihartanti kepada Saminnews Rabu (22/7/2020).

Jika anak-anak dikumpulkan pada peringatan hari Anak nasional tersebut, akan menimbulkan resiko terhadap kerentanan penularan penyakit virus corona. Dengan demikian, kegiatan dipilih secara alternatif lain yaitu virtual atau semacam online. Dengan menitikberatkan keselamatan jiwa.

Dinas Sosial bakal membuat lomba yang bertajuk Hari Anak Nasional berupa lomba pembuatan video. Lomba itu ada dua kategori, lomba pembuatan vlog serta lomba tiktok khusus peringatan Hari Anak. Persiapan telah dimulai sebelum hari-H, guna pelaksanaan lomba bisa maksimal.

“Melalui lembaga Forum Anak di bawah naungan yang dibentuk PPPA itu akan membuat dan mengatur lomba tersebut. Hari ini pendaftaran sudah mulai dibuka. Lomba vlog dan lomba tiktok tapi khusus memperingati hari anak. Temanya pun disesuaikan dengan peringatan hari anak,” terangnya.

Dalam pendaftarannya dilakukan melalui online, sehingga benar-benar tidak ada keramaian dan kerumunan dari anak pada saat pendaftaran. Akan tetapi, pihaknya belum bisa mengatakan lebih lanjut terkait laman tujuan dari pendaftaran itu sendiri.  “Untuk alamatnya nanti saya kasih tahu, untuk saat ini lupa akan alamatnya,” Etik menjelaskan.

Tujuan peringatan hari anak nasional adalah bentuk penghormatan serta perlindungan kepada anak sebagai generasi bangsa. Termasuk upaya terwujudnya peran keluarga dalam pengasuhan anak dan meningkatkan peran dalam mendorong Indonesia layak anak.

Anak merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap penularan Covid-19. Selain dampak kesehatan, banyak dampak lain yang dihadapi oleh anak termasuk terganggunya proses belajar, juga layanan esensial buat anak semisal imunisasi.