Empat Pedagang Reaktif Segera Masuk Karantina

0
99
Kepala Puskesmas Kecamatan Tambakromo, dr Rahmad tengah memberikan arahan kepada pedagang dan nonpedagang di Pasar Desa/Kecamatan Tambakromo, Pati yang hasil Rapid Test-nya reaktif.(Foto:SN/aed).

SAMIN-NEWS.com, PATI – Hasil Rapid Tes terhadap 79 orang pedagang dan nonpedagang di Pasar Desa/Kecamatan Tambakromo, Pati, Rabu (1/7) hari ini, empat di antaranya ternyata reaktif. Masing-masing tiga orang dari wilayah Kecamatan Tambakromo dan satu lainnya dari Kecamatan Winong, tepatnya di Desa Godo.

Kepada mereka yang bersangkutan dipanggil lagi ke tempat pelaksanaan Rapid Test, di depan pintu masuk pasar tersebut, untuk diberikan penjelasan oleh Kepala Puskesmas Tambakromo, dr Rahmad, termasuk seorang pedagang yang asal Desa Godo. Prinsipnya, yang hasil Rapid Test-nya reaktif, maka diharapkan untuk datang ke tempat karantina yang sekarang, yaitu di Hotel Kencana, di Jl RA Kartini Pati.

Hal tersebut, papar Kepala Puskesmas  yang bersangkutan bersama Camat Tambakromo Toni Romas yang menunggui jalannya pelaksanaan Rapid Test hingga akhir, untuk tiga warga desa di wilayah setempat, salah seorang di antaranya ada yang minta melakukan isolasi secara mandiri di kediaman. Khusus yang menyangkut masalah tersebut, adalah hak mereka karena masuk karantina itu di antaranya berkait dengan kepentingan swab test.

Karena hasilnya harus menunggu minimal sampai lima hari, maka dalam kesempatan itu mereka disedikan tempat karantina tapi jika ada yang ingin melakukan isolasai mandiri juga diperbolehkan.”Hanya masaahnya selama melakukan isolasi mandiri itu benar-benar dilakukan sesuai protokol kesehatan atau tidak, hal itu menjadi pertimbangan kami ,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, akhirnya Camat Tambakromo, Toni Romas melengkapi penjelasan bahwa semua isolasi dilakukan dengan masuk ke tempat karantina yang sudah disediakan oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan virus Corona (Covid-19) Kabupaten Pati. Akan tetapi berdasarkan pertimbangan agar karantina benar-benar sesuai ketentuan, maka akhirnya ketiga warga di wilayah Kecamatan Tambakromo memutuskan untuk memilih tempat karantina yang sudah disediakan.

Hanya saja yang bisa berangkat hari ini baru satu orang, dan dua lainnya akan berangkat ke tempat karantina Kamis (2/7) besok. Hal itu tentu tidak masalah, karena akhirnya tidak ada yang menghendaki isolasi mandiri, sehingga bisa mengambil jarak dengan keluarga atau tetangga dekat, dan juga bisa lebih fokus saat petugas harus melakukan swab test.

Menjawab pertanyaan Toni Romas menambahkan, bahwa untuk satu pedagang di Pasar Desa Tambakromo tapi warga Desa Godo, Kecamatan Winong hal itu sudah barang tentu diurus oleh Puskesmas Winong. ”Warga kami yang reaktif hasil Rapid Test-nya sudah tidak ada masalah, karena tinggal berangkat ke tempat karantina,”imbuhnya.

Diperoleh keterangan, satu di antara tiga orang yang reaktif tersebut, sebenarnya bukan pedagang karena yang berjualan di pasar adalah ibunya yang mengidap diabetes, sehingga pagi itu datang ke pasar bermaksud menjemput ibunya. ”Dengan penuh kesadaran orang tersebut mengikuti Rapid Test, dan hasilnya adalah reaktif.