Eddy Siswanto Kembali Ingat untuk Berbagi

0
51
Saat persiapan di Klenteng Hok Tik Bio sudah ada yang tahu ada pembagian makanan pembatal puasa (atas) dan saat pembagian makanan tersebut berupa roti tawar, di Jl Rogowongso, Pati (bawah).(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com  PATI (SN) – Selasa (19/5) kemarin Eddy Siswanto kembali teringat untuk selalu berbuat baik terhadap sesama, meskipun di hari-hari sebelumnya sudah selalu dilakukan. Di antaranya adalah pada masa pandemi penyebaran virus Corona (Covid-19) selalu memberikan bantuan agar bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Karena itu, begitu pagi hari ingat harus kembali membagikan makan pembuka puasa seketika itu langsung melakukan kontak dengan perusahaan pembuat roti, agar dibuatkan roti tawar. Karena waktunya dadakan maka kemarin cukup dengan menyediakan 750 bungkus makanan tersebut dan sore harinya langsung dibagikan di jalan.

Untuk hari ini, kata Eddy Siswanto, pihaknya sudah dipesankan juga kemarin untuk produk yang sama 1.000 bungkus. ”Pembagiannya akan kami lakukan untuk warga yang melintas di Alun-alun Simpanglima Pati,”ujarnya seraya menambahkan untuk hari berikutnya belum terpikirkan, karena kadang-kadang munculnya keiinginan berbagi itu secara mendadak.

Kendati demikian, katanya lagi, pihaknya sudah menyiapkan bahan makanan berupa beras tapi masih mencari saat yang tepat, karena saat ini bantuan bahan makanan sudah terlalu banyak diberikan oleh masyarakat atau komunitas yang juga menaruh kepedulian. Demikian pula bantuan yang lain dari pemerintah juga sudah barang tentu cukup banyak.

Melihat kondisi tersebut, maka bantuan yang sudah disiapkan itu harus disalurkan sesudah Lebaran mengingat pandemi Covid-19 itu belum pasti selesai Lebaran pasti akan berakhir. Karena itu lebih baik masyarakat tetap mematuhi apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, karena semua itu dilakukan sudah barang tentu untuk kepentingan warganya.

Dengan kata lain, semuanya saja tetap harus melakukan pembatasan untuk tidak terlalu banyak berinteraksi antara satu dan lainnya. ”Jika hal tersebut diabaikan maka kapan penyebaran virus  itu akan berakhir,  sehingga masalah ini akan terus berakhir dan akan semakin membuat perekonomian kita dan juga  kepentingan lainnya akan semakin terpuruk,”tandas Eddy Siswanto.