Hanya Pejalan Kaki yang Bisa Mendekat ke Pusat Keramaian Menyambut Tahun Baru

0
111
Ujung Jl Tunggulwulung dari Taman Stasiun Puri Pati kemarin pagi sudah dipasang barikade sebagai tanda bahwa akses jalan tersebut dinyatakan tertutup untuk semua jenis kendaraan, karena di perempatan Puri menjadi pusat keramaian menyambut Tahun Baru 2020

SAMIN-NEWS.com,  PATI – Siapa pun warga yang hendak menuju ke pusat keraimaian menyambut malam pergantian Tahun Baru 2020, di seputar kawasan perempatan Puri, dan di Jl Sudirman maupun di TPK Pati disarankan berjalan kaki. Bagi yang berkendara motor, warga sekitar banyak yang menyediakan jasa penitipan sehingga demi amannya sepeda motor pengunjung lebih baik dititipkan.

Akan tetapi pihak penyedia jasa tersebut juga jangan mematok tarif terlalu mahal, tapi yang wajar-wajar saja, semisal sepeda motor berapa dan mobil berapa. Dengan kata lain, penyelenggaraan malam penyambutan tahun baru biar menjadi kesempatan warga mencari hiburan, sehingga tidak ada alasan bahwa jasa penitipan kalau terjadi kehilangan risikonya harus mengganti.

Terlepas dari hal tersebut, bagi warga/pengunjung yang hendak menghibur diri berjoget dengan iringan musik dangdut, pusatnya adalah di perempatan Puri. Akses jalan menuju ke tempat tersebut, yaitu dari ujung pertigaan Jl Tunggulwulung atau Taman Stasiun Puri Pati, tapi beberapa meter dari pertigaan tersebut sudah dipasang pagar pengaman melintang di jalan.

Dengan demikian, semua pengunjung mau tidak mau harus berjalan kaki melanjutkan ke perempatan Puri atau masuk ke TPK. Sebab, di lokasi tersebut juga tersedia hiburan panggung seni tayub, dan di seputar Taman Stasiun Puri, atau tepatnya di Jl Sudirman Pati, berlangsung hiburan musik keroncong, serta di sebelah SMP 5 juga masih di akses ruas Jl Sudirman ditempatkan hiburan ketoprak anak-anak.

Melihat kondisi akses Jl P Sudirman, maka pengunjung yang berasal dari timur lewat jalan protokol terese tersebut juga harus sudah jalan kaki. Sedangkan bagi mereka penggemar musik dangdut yang tidak kebagian tempat di sekitar panggung pusat keramaian, mereka bisa menyaksikan lewat layar monitor cukup besar,

Fasilitas tersebut dipasang di dua titik lokasi, masing-masing satu titik di Jl Kolonel Sunandar depan Plasa Puri atau GOR, untuk memberikan kesempatan bagi para pengunjung yang datang dari selatan (Jl Sudirman). Satu lagi, di Jl Tunggulwulung  sekitar 150 meter di depan panggung utama, untuk pengunjung yang datang dari barat.

Sementara itu, jika terjadi kondisi darurat saat berlangsung keramaian petugas pun sudah menyiapkan jalur evakuasi, yaitu mulai dari sisi utara perempatan Puri masih dalam akses ruas Jl Kolonel Sunandar. Semua antisipasi dan prediksi situasi di pusat keramaian sudah diantisipasi, dan cuaca malam ini diperkirakan hanya mendung tapi turunnya hujan besar kemungkinan setelah perayaan penyambutan pedrgantian tahun, pada dini hari nanti.