SAMIN-NEWS.com – Warga Desa Trimulyo dan Desa Boloagung di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, akhirnya bisa bernapas lega. Setelah puluhan tahun mendambakan akses jalan yang layak, jembatan utama yang menghubungkan kedua desa tersebut kini dalam tahap pembangunan dan progresnya telah mencapai 60 persen.
Jembatan lama terpaksa dibongkar karena posisinya yang terlalu rendah dan sering memicu masalah saat musim hujan. Pembangunan ulang ini menjadi angin segar bagi masyarakat setempat yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
“Infrastruktur baru ini kami harapkan tidak cuma memperlancar arus lalu lintas warga, tetapi juga menjadi solusi efektif untuk menekan risiko banjir di wilayah kami,” ujar Sekretaris Desa Trimulyo, Naila Afif, saat dihubungi media.
Jembatan baru yang dirancang lebih kokoh ini memiliki panjang 11,4 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 5,3 meter. Selain memperlancar mobilitas antar-desa, jembatan ini juga memegang peranan krusial dalam mendorong roda perekonomian dan sektor pertanian lokal.
“Akses jalan yang memadai sangat penting agar pengangkutan hasil panen berjalan lancar. Dengan begitu, kegiatan ekonomi maupun perdagangan warga tidak lagi terhambat kendala infrastruktur,” tambahnya.
Dengan peninggian struktur jembatan, dampak banjir tahunan yang kerap melanda kawasan tersebut diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Kini warga berharap pengerjaan dapat rampung tepat waktu agar manfaatnya segera terasa secara optimal.
