SAMIN-NEWS.com – Aliansi TOMAS Kabupaten Pati memperkuat komitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedamaian di tengah masyarakat. Komitmen tersebut disepakati dan dirajut acara doa bersama di Alun-alun Pati, Jumat (21/8/2026).
Pertemuan yang diikuti berbagai tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, LSM, lembaga bantuan hukum, serta sejumlah elemen masyarakat itu menjadi ajang untuk mempererat komunikasi dan menyatukan langkah dalam menjaga stabilitas Kabupaten Pati.
Ketua TOMAS Pati, Habibi Sulaim, mengatakan kondisi aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat penegak hukum.
“Pati adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan agar masyarakat dapat hidup dengan tenang,” ujar Habibi.
Ia menilai perbedaan latar belakang, organisasi maupun pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak semestinya berubah menjadi perselisihan yang berdampak kepada masyarakat luas.
Habibi mengajak masyarakat menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah. Penyampaian kritik maupun aspirasi, menurutnya, tetap menjadi bagian penting dari demokrasi selama dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.
Ia juga berharap organisasi kemasyarakatan tidak hanya tampil ketika muncul persoalan, tetapi turut memberikan kontribusi melalui kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Perwakilan PCNU Kabupaten Pati, Abdul Majid, turut menyerukan pentingnya menjaga situasi daerah agar tetap kondusif. Menurutnya, keamanan memiliki hubungan erat dengan kondisi perekonomian masyarakat.
Daerah yang aman dan nyaman, kata dia, akan membuat masyarakat lebih leluasa bekerja, menjalankan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan.
Abdul Majid juga meminta masyarakat tidak mudah percaya atau terpancing informasi yang dapat memicu konflik sosial.
“Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Mari kita jaga persatuan dan menyelesaikan setiap persoalan dengan dialog,” pesannya.
Ia menilai komunikasi antarelemen masyarakat perlu terus dibangun agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijak tanpa menimbulkan gesekan.
Komitmen serupa disampaikan Ketua Ormas Squad Nusantara, Doni. Ia memastikan jajaran organisasinya siap berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan suasana Pati yang aman dan damai.
Doni menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok.
“Meski berbeda organisasi, kita memiliki tempat tinggal dan tanggung jawab yang sama, yaitu Kabupaten Pati. Karena itu, keamanan daerah harus kita jaga bersama,” katanya.
Menurutnya, kebersamaan antarorganisasi dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang berkembang di masyarakat.
Dalam musyawarah tersebut, peserta menyepakati sejumlah langkah bersama. Di antaranya menjaga Pati tetap aman, tertib, damai dan harmonis, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun.
Aliansi TOMAS juga sepakat mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
Selain itu, aliansi tersebut akan menjadi ruang komunikasi bersama tanpa menghilangkan identitas, aturan maupun keberadaan masing-masing organisasi dan lembaga.
Koordinasi juga dinilai penting dalam kegiatan yang melibatkan massa, seperti demonstrasi, audiensi, maupun penyampaian aspirasi. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Diketahui doa bersama ini dihadiri perwakilan berbagai organisasi dan lembaga. Di antaranya PCNU Pati, PC Muhammadiyah Pati, GERAM Indonesia, Lindu Aji Jolosutro Pati, LSM Harimau, Yakuza, Bolo Dewo Pati, GRIB Jaya Pati, Squad Nusantara, Pemuda Pancasila, Laskar Demang Wotan, GPBN, PPCD, HNSI, PNJC, LBH PP GP Ansor, WHN, LBH Pemuda Djoeang, LBH & LPK Krisna, BANN, PSHT, ABPEDSI, serta LBH Indonesia Menggugat.
