SAMIN-NEWS.com-Tangisan bayi mengagetkan dua pekerja sebuah bengkel mobil di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Selasa (18/8/2026) pagi. Suara tersebut ternyata berasal dari seorang bayi perempuan yang ditemukan hidup di dalam kardus di area bengkel.
Bayi itu ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh pemilik bengkel, Slamet Santoso, bersama Bawono. Keduanya saat itu hendak memulai aktivitas di bengkel. Ketika mendengar suara tangisan, mereka mencari sumbernya hingga menemukan kardus yang diletakkan di atas kursi.
Saat diperiksa, di dalam kardus tersebut terdapat bayi perempuan dengan tali pusar yang masih menempel. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Wahyu Satriyo Cahyanto, perangkat Desa Ketanen, sebelum diteruskan kepada pihak kepolisian.
Petugas Polsek Wedarijaksa tiba sekitar pukul 09.10 WIB untuk mengamankan lokasi. Lima menit kemudian, tenaga medis dari Puskesmas Trangkil datang untuk memeriksa kondisi bayi.
Bayi selanjutnya dibawa ke Puskesmas Trangkil untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Dari pemeriksaan awal, bayi diketahui memiliki panjang tubuh 48 sentimeter dan berat sekitar 3 kilogram. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut memiliki kulit sawo matang, rambut hitam, dan mata hitam.
Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, keselamatan bayi menjadi prioritas setelah polisi menerima laporan penemuan tersebut.
“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP,” kata Suntoro.
Di sisi lain, polisi kini berupaya mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di bengkel. Tim Reskrim Polresta Pati, Inafis, dan Resmob telah melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sejumlah barang yang ditemukan turut diamankan, di antaranya kardus berwarna cokelat, pakaian abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi tali pusar dan tisu.
Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, yakni Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto, dan Ita Afiati. Selain itu, penyidik mengecek kamera CCTV di sekitar bengkel untuk mencari petunjuk mengenai orang yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi,” ujar Suntoro.
Kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan bayi tersebut agar segera melapor. Polisi juga meminta warga tidak berspekulasi mengenai latar belakang kejadian sebelum hasil penyelidikan dan bukti-bukti diperoleh.
Saat ini, polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk mengetahui bagaimana bayi tersebut bisa berada di bengkel dan mengungkap pihak yang meninggalkannya.
