SAMIN-NEWS.com – Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Pati tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan menatap target politik ke depan.
Dalam forum tersebut, partai menegaskan ambisi besar untuk meningkatkan perolehan kursi di DPRD Pati. Dari sebelumnya hanya 6 kursi, PKB menargetkan mampu meraih hingga 11 kursi dengan strategi penambahan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan.
“kita harapannya partai semakin solid, semakin kokoh, kuat, kompak. Dan kita harapannya jelas itu, kita menjadi pemenang kembali ke kejayaan. Harapannya ke depan adalah menambah minimal satu kursi untuk masing-masing dapil (daerah pemilihan). Yang semula kita enam, kalau tambah satu per lima dapil, berarti ada 11 kursi lah targetnya seperti itu,” ujar salah satu calon ketua PKB Pati, Sugiarto.
Untuk mewujudkan target tersebut, Muscab juga merumuskan berbagai program kerja unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Fokus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan guru honorer, perhatian terhadap pondok pesantren, serta bantuan bagi kaum dhuafa.
“Ya tadi disampaikan bahwa kita prihatin bagaimana kondisi pesantren, bagaimana termasuk guru honorer. Ke depan kita harus lebih peduli kepada dhuafa dan kita harus terjun langsung ke masyarakat,” imbuh Sugiarto yang juga sekretaris Muscab PKB Pati.
Selain itu, munculnya tujuh kandidat ketua DPC disebut sebagai tanda kuatnya regenerasi dan demokrasi internal partai. Setiap nama membawa latar belakang dan pengalaman yang diharapkan mampu memperkuat basis dukungan PKB di tingkat akar rumput.
Ke depan, seluruh kandidat akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) di tingkat pusat sebelum akhirnya DPP PKB menetapkan ketua terpilih. Pengumuman tersebut dijadwalkan bersamaan dengan peringatan Harlah PKB pada Juli 2026.
Melalui Muscab ini, PKB Pati optimistis dapat kembali mengulang kejayaan seperti tahun 2009 dengan kekuatan organisasi yang lebih solid dan program yang berpihak pada masyarakat.
