SAMIN-NEWS.com – Pemerintah Kabupaten Pati bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat penanganan banjir yang melanda wilayah Pati. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar warga, hingga perbaikan infrastruktur vital.
Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat bersama seluruh elemen untuk memastikan warga terdampak mendapatkan layanan yang dibutuhkan, terutama di lokasi pengungsian.
“Pemerintah Kabupaten Pati berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, sandang, hingga pengungsian,” kata Sudewo.
Di sejumlah desa yang airnya mulai surut, Pemkab Pati telah melakukan pembersihan sampah dan penyemprotan lingkungan agar warga bisa kembali beraktivitas. Penanganan darurat juga dilakukan pada tanggul-tanggul kecil yang jebol akibat banjir.
“Tanggul-tanggul kecil yang jebol kami tangani secara darurat dan untuk penanganan permanen akan dibantu BNPB,” ujarnya.
Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa penanganan pengungsian di Kabupaten Pati berjalan dengan baik berkat gotong royong semua pihak. Dapur umum terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.
“Dapur umum berjalan terus, sekali masak bisa sampai 2.000 porsi. Logistik, makanan, dan kebutuhan lainnya dalam kondisi baik,” ungkap Suharyanto.
BNPB juga melakukan penanganan darurat pada jembatan putus dan tanggul jebol yang bersifat vital. Selain itu, operasi modifikasi cuaca turut dilaksanakan dengan dukungan pesawat BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengurangi intensitas hujan.
Dalam dua pekan ke depan, pemerintah menargetkan seluruh akses jalan dan jembatan darurat dapat kembali berfungsi, sembari menyiapkan pembangunan infrastruktur permanen sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.
