Bimas Islam dan Penyuluh Kemenag Pati Salurkan Bantuan Banjir Bulumanis Kidul

SAMIN-NEWS.com – Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Pati bersama para penyuluh agama Islam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Minggu (11/1/2026).

Tim turun langsung ke lokasi banjir dengan membawa bantuan berupa paket peralatan kebersihan, pakaian layak pakai, serta ratusan bungkus makanan siap saji untuk warga terdampak.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Pati, M. Ahsin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons awal dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.

“Berdasarkan data yang kami himpun dari para penyuluh agama Islam, terdapat tiga kecamatan yang terdampak cukup parah, yaitu Kecamatan Margoyoso, Kecamatan Tayu, dan Kecamatan Dukuhseti,” ungkap Ahsin.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Pati. Aksi sosial ini direncanakan akan berlanjut ke wilayah lain yang juga terdampak banjir.

Sebelumnya, pada Sabtu (10/1/2026), Bimas Islam telah melakukan pendataan desa-desa terdampak hujan melalui jaringan penyuluh agama Islam yang tersebar di 21 kecamatan se-Kabupaten Pati.

“Dari hasil pendataan tersebut, ditemukan sedikitnya lebih dari 30 desa di Kabupaten Pati yang terdampak banjir pascahujan. Data ini menjadi dasar pemetaan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” jelasnya.

Selain menyalurkan bantuan, para penyuluh agama Islam juga terlibat langsung membantu warga membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Margoyoso, Zaenal Arifin, menyebutkan bahwa kondisi Desa Bulumanis Kidul terdampak cukup parah akibat banjir.

“Terdapat satu rumah yang hanyut dan roboh hingga tidak tersisa. Selain itu, beberapa rumah lainnya mengalami kerusakan lebih dari 60 persen. Hingga saat ini, proses evakuasi warga masih terus dilakukan,” ujarnya.

Zaenal menambahkan, rumah yang hanyut tersebut telah disurvei oleh Baznas untuk mendapatkan bantuan rumah terdampak bencana. Namun demikian, warga masih sangat membutuhkan bantuan lanjutan berupa material bangunan dan kebutuhan logistik untuk mempercepat pemulihan pascabanjir.

Previous post Luapan Sungai Silugonggo Rendam Tayu, Sejumlah Desa Terdampak Banjir

Tinggalkan Balasan

Social profiles