SAMIN-NEWS.com – Desa Pantirejo, Kecamatan Gabus Kabupaten Pati kembali menggelar tradisi sedekah bumi tahun ini dengan berbagai rangkaian acara yang meriah dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini menjadi momen yang telah lama dinantikan warga setelah sebelumnya sempat tidak diselenggarakan.
Sebanyak lima sound horeg turut mengiringi jalannya karnaval, menambah suasana semakin hidup. Selain itu, gunungan hasil bumi juga ditampilkan sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen dan rezeki yang diperoleh.
Kepala Desa Pantirejo, Marhendryex Sam Wijaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan dan tradisi yang kuat di tengah masyarakat.
Setelah karnaval, kegiatan akan dilanjutkan pada Minggu sore dengan selamatan yang diperuntukkan bagi ibu-ibu Fatayat. Acara ini menjadi bentuk doa bersama sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga perempuan di desa tersebut.
Pada malam harinya, giliran kaum bapak yang akan mengikuti mujahadah. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan ketenangan batin serta memperkuat nilai spiritual masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap ini menjadi wadah persatuan bagi warga kami. Kami juga mohon maaf kepada masyarakat jika ada gesekan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, warga akan disuguhkan pertunjukan ketoprak pada hari Senin. Kesenian tradisional ini dipilih sebagai hiburan sekaligus upaya melestarikan budaya lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh warga karena tahun ini sedekah bumi kembali bisa diselenggarakan, mengingat sebelumnya sempat tidak ada,” tambahnya.
