SAMIN-NEWS.com – Kebakaran melanda gedung SDN 03 Kutoharjo di Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Peristiwa terjadi saat kegiatan belajar mengajar telah usai, sehingga kondisi sekolah dalam keadaan kosong.
Sekolah yang berada tepat di depan Balai Desa Kutoharjo, Jalan Raya Pati–Tayu Km 1, itu mendadak ramai setelah kobaran api terlihat membesar dari salah satu bagian bangunan. Warga sekitar yang panik segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran tak lama kemudian tiba di lokasi untuk melakukan penanganan. Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Kabupaten Pati diterjunkan guna mencegah api merembet ke bangunan lain.
Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Begitu mendapat informasi, anggota kami langsung menuju lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses pemadaman,” ujarnya.
Setelah upaya pemadaman intensif, api akhirnya berhasil dijinakkan dan situasi dinyatakan aman serta terkendali. Meski sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan akibat terbakar, dipastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Saat kejadian gedung dalam keadaan kosong,” jelasnya.
Polisi kini masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan menghitung taksiran kerugian materiil. Selain itu, penyelidikan juga dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Untuk sementara kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan taksiran kerugian. Tim juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” tegasnya.
Garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara, sumber api masih didalami, termasuk kemungkinan korsleting listrik.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan keluar,” katanya.
Iptu Heru juga mengapresiasi kesigapan warga dan petugas pemadam kebakaran yang bergerak cepat sehingga api tidak meluas.
“Sinergi yang cepat antara warga, damkar, dan kepolisian sangat membantu sehingga api tidak sampai meluas,” pungkasnya.
Hingga malam hari, kondisi di sekitar sekolah terpantau kondusif dan aktivitas warga kembali berjalan normal.
