SAMIN-NEWS.com – Perum Bulog Kantor Cabang Pati memastikan ketersediaan sejumlah komoditas pangan penting menjelang Lebaran. Komoditas yang disiapkan meliputi beras, minyak goreng, hingga gula pasir untuk menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Pati, Meitha Nova Riany, mengatakan saat ini stok minyak goreng merek Minyakita di gudang Bulog tercatat lebih dari 550 ton. Selain itu, setiap bulan Bulog juga menerima pasokan rutin sekitar 300.000 liter guna menjaga ketersediaan di pasaran.
“Sementara itu, stok gula pasir yang tersedia mencapai sekitar 2.700 ton,” katanya.
Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar tiga bulan ke depan, sembari menunggu masa giling di pabrik gula GMM Blora.
Terkait harga Minyakita yang masih ditemukan lebih tinggi di sejumlah pasar, Bulog menjelaskan bahwa pihaknya hanya menguasai sekitar 35 persen distribusi. Sebagian besar distribusi lainnya berada di tangan distributor. Meski demikian, untuk kios yang dipasok langsung oleh Bulog, harga tetap mengikuti Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Selain menjaga ketersediaan stok, Bulog juga akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat guna menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi menjelang Lebaran.
Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk alokasi Februari dan Maret akan diberikan sekaligus kepada 674.104 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Setiap penerima akan mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Kabupaten Pati tercatat sebagai daerah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, yakni 183.385 PBP.
“Bulog itu barangnya cukup, sangat cukup. Jadi enggak usah panik karena kalau panik akan berdampak pada inflasi,” pungkas Meitha.
