SAMIN-NEWS.com – Hingga hari keenam pencarian, korban diduga hanyut di Sungai Kedungdowo, Desa Perdopo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, belum juga ditemukan. Di tengah kondisi tersebut, keluarga korban atas nama Sudi (52) menyatakan keikhlasan dan menerima musibah yang menimpa anggota keluarganya.
Sikap keluarga tersebut mengiringi proses pencarian yang masih terus dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi. Operasi pencarian disepakati akan dilanjutkan hingga hari ketujuh sebagai hari terakhir.
Kapolsek Gunungwungkal, AKP Sukarno, menyampaikan bahwa pencarian hari keenam dilaksanakan sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan melibatkan unsur Polri, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat.
“Kami tetap melaksanakan pencarian secara maksimal bersama seluruh unsur terkait meskipun hasilnya hingga hari keenam korban belum ditemukan,” ujar AKP Sukarno.
Menurutnya, tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban, mulai dari hulu hingga hilir sungai.
“Penyisiran dilakukan mulai dari titik nol Sungai Kedungdowo Desa Perdopo hingga area bendung di Desa Tendas, Kecamatan Tayu,” kata AKP Sukarno.
Ia menjelaskan bahwa kondisi alam menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian. Arus sungai yang deras serta air yang keruh akibat hujan menyulitkan upaya penyisiran.
“Arus sungai saat ini cukup deras dan air berwarna keruh akibat intensitas hujan yang tidak menentu, sehingga menyulitkan upaya pencarian di lapangan,” ungkap AKP Sukarno.
Meski demikian, koordinasi antarinstansi tetap berjalan dengan baik hingga kegiatan pencarian dihentikan sementara pada sore hari untuk evaluasi.
“Pada pukul 17.00 WIB kegiatan dihentikan karena kondisi sudah gelap, kemudian seluruh tim melaksanakan apel konsolidasi untuk evaluasi,” jelas AKP Sukarno.
Terkait sikap keluarga korban, AKP Sukarno menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui musyawarah bersama dengan seluruh pihak terkait.
“Pihak keluarga korban telah menyatakan ikhlas dan menerima dengan lapang dada atas kejadian ini, serta menyepakati pencarian diakhiri pada hari ketujuh,” tutur AKP Sukarno.
Ia menambahkan bahwa pencarian terakhir akan kembali dilaksanakan keesokan harinya sesuai kesepakatan.
“Sesuai kesepakatan, pencarian hari ketujuh akan dimulai kembali dari titik nol hingga Sungai Desa Tendas, dan itu menjadi hari terakhir operasi pencarian,” kata AKP Sukarno.
Di akhir keterangannya, AKP Sukarno menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah terlibat aktif. Sinergi lintas instansi dan dukungan warga dinilai sebagai wujud kepedulian kemanusiaan serta kehadiran negara di tengah keluarga korban yang tengah berduka.
