SAMIN-NEWS.com – Jalur Pantura Pati–Juwana tergenang banjir di sejumlah titik pada Kamis (22/1/2026). Menyikapi kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pati melakukan pengamanan, pengaturan, serta rekayasa lalu lintas secara intensif selama 24 jam penuh hingga kondisi jalan kembali normal.
Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menyampaikan bahwa genangan air terpantau di dua titik utama di jalur nasional tersebut. Titik pertama berada di Jalan Pati–Juwana KM 4,5 sekitar SPBE dengan ketinggian air sekitar 5 sentimeter sepanjang 100 meter. Sementara titik kedua berada di KM 5 sekitar PT Bumi Indo dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 15 sentimeter sepanjang 150 meter.
“Dua titik ini menjadi fokus pengamanan kami karena berada di jalur nasional dengan volume kendaraan cukup tinggi,” ungkapnya.
Meski terdapat genangan air, arus lalu lintas di jalur Pantura Pati–Juwana terpantau masih lancar dari semua arah, baik dari Timur, Barat, maupun Lingkar Selatan. Hingga saat ini belum ditemukan antrean panjang kendaraan di lokasi terdampak.
“Untuk saat ini situasi lalu lintas masih terkendali, belum ada kemacetan signifikan.”
Satlantas Polresta Pati menyiagakan sebanyak 30 personel yang diterjunkan secara bergiliran di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan peningkatan debit air dan perubahan situasi lalu lintas.
“Kami melaksanakan pengaturan lalu lintas secara terus menerus agar pengguna jalan tetap aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Satlantas juga telah menyiapkan skema rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas apabila kondisi genangan semakin parah dan berpotensi menimbulkan perlambatan kendaraan.
“Apabila kondisi memburuk, kami siap melakukan pengalihan arus untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan,” terangnya.
Kompol Riki menambahkan, kerusakan jalan akibat genangan air juga menjadi perhatian serius karena dapat menutup lubang di badan jalan dan membahayakan pengendara. Pihaknya telah berkoordinasi dengan BBPJN melalui PPK 3.2 untuk melakukan penambalan jalan berlubang secara berkala.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BBPJN melalui PPK 3.2 untuk penambalan jalan berlubang secara berkala,” jelasnya.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat melintas di area genangan.
“Pengguna jalan kami minta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pintanya.
Satlantas Polresta Pati memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga banjir surut dan kondisi jalan kembali normal sepenuhnya.
“Kami berkomitmen menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus keselamatan masyarakat di jalur Pantura,” pungkasnya.
