Dispertan Ingatkan 2 Hal Sebelum Masyarakat Beli Hewan Kurban

0
Aktivitas pasar hewan Margorejo
Aktivitas pasar hewan Margorejo

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat sebelum membeli hewan ternak agar diteliti terlebih dahulu menjelang Idul Adha. Sebentar lagi, akhir bulan Juni khususnya umat Muslim akan merayakan hari raya kurban.

Biasanya aktivitas jual beli hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha terjadi cukup tinggi, baik di pasar hewan maupun jual-beli per orangan. Mengingat banyak masyarakat yang mencari hewan ternak untuk disembelih seperti sapi, kambing maupun domba. Olehnya, Dispertan Pati meminta masyarakat agar teliti sebelum membeli.

Kepala Bidang Bidang Peternakan pada Dispertan Pati, Andi Hirawadi menyebut bila masyarakat hendak beli hewan, maka ada dua poin yang harus diperhatikan. Hal ini dilakukan guna menjaga serta memastikan kualitas daging.

“Kalau memilih hewan ternak untuk disembelih saat kurban nanti yang dipastikan adalah (pertama) hewan harus dipastikan benar-benar sehat, lalu (kedua) tidak ada catat fisik,” katanya kepada wartawan kemarin.

Imbauan ini penting menjadi perhatian, sebab sebelumnya ada virus yang menyerang hewan ternak yaitu penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Meski tidak semua ternak terkena, namun hal tersebut untuk menjaga kualitas daging kurban.

Berdasarkan perkembangan data yang dimilikinya, virus LSD di Kabupaten Pati saat ini sudah jauh menurun. Dia menyebut saat ini ada sekitar 300-an ternak yang memasuki tahap penyembuhan. Berbeda dengan bulan sebelumnya, virus LSD cukup membuat khawatir.

“Sudah tidak masif lagi, ada sekitar 300-an ternak proses penyembuhan. Kami juga akan menerjunkan petugas untuk melakukan monitor dan pengawasan di pasar hewan,” terang Andi.

Selain itu Dispertan Pati, kata dia akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta mengundang dari takmir masjid. Sosialisasi ini rencananya akan diberikan materi soal pengolahan daging. Adapun waktunya diperkirakan minggu depan.

“Rencananya minggu depan kita kumpulkan petugas dan takmir bagi yang ada pemotongan hewan kurban. Sosialisasi soal penanganan setelah hewan disembelih serta pengolahan dagingnya,” tutup Andi.