Debit Sungai Naik, Bupati Kudus Persiapkan Ketersediaan Logistik Pangan

0
Foto: Bupati Kudus Hartopo saat berada di Pendopo Kabupaten Kudus (Istimewa)
Foto: Bupati Kudus Hartopo saat berada di Pendopo Kabupaten Kudus (Istimewa)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Ada sebagian debit sungai naik khususnya di sungai Wilalung yang mencapai 25 cm. Hal itu berdampak juga pada naiknya debit sungai wulan di bagian barat. Untuk itu, Bupati Kudus akan mempersiapkan ketersediaan logistik pangan.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, sebelumnya banyak laporan dari warga setempat terkait genangan yang terkadang naik dan turun. Sementara yang naik ada pada sungai Wilalung yang mencapai 25 cm.

“Banyak laporan dari warga ada genangan yang turun, juga ada yang naik. Yang naiknya pada khususnya terkait dampak sungai wilalung ada 25 cm berdampak naiknya debit disungai wulan di bagian barat,” ujarnya.

Hal tersebut berpengaruh pada Desa Setrokalangan, dan Desa Banget yang ada di Kecamatan Kaliwungu. Untuk itu perlunya antisipasi oleh dinas terkait didalam mengisi ketersediaan logistik pangan.

“Ini memang perlu diantisipasi terkait evaluasi logistik ketersediaan yang ada di BPBD,” kata dia.

Selain itu, Bupati Kudus Hartopo juga memberikan arahan kepada OPD terkait untuk berkoordinasi dengan pihak swasta supaya ketersediaan logistik aman dan bisa mencukupi warga terdampak banjir.

“Saya minta kepada jajaran terkait untuk berkoordinasi dengan pihak swasta supaya penyediaan logistik aman,” terangnya.

Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya yang tidak dapat diduga. Mengingat sesuai ramalan BMKG, untuk cuaca awal Januari hingga akhir Januari akan muncul hujan terus-menerus.

“Menurut BMKG dari awal bulan Januari hingga akhir Januari, cuacanya kurang bersahabat,” tandasnya.

Sementara itu untuk ketersediaan logistik saat ini menurut Hartopo kurang. Karena untuk beras masih 1,2 ton. Sedangkan tim relawan harus memasok makan untuk warga sebanyak tiga kali sehari.

“Kalau logistik kurang. Beras saja masih 1,2 ton. Karna yang terdampak banyak kita harus memasok makan tiga kali sehari maka hal itu tidak mencukupi,” pungkasnya.