Selenggarakan Pasar Rakyat Desa Tumpang Krasak Dikasih Uang 100 Juta Untuk Geliatkan Ekonomi

0
Foto: Tampak Bupati Kudus Hartopo, Camat Jati Fiza Akbar, dan Kepala Desa Sarjoko Saputro akan mempersiapkan memukul gendang
Foto: Tampak Bupati Kudus Hartopo, Camat Jati Fiza Akbar, dan Kepala Desa Sarjoko Saputro akan mempersiapkan memukul gendang

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Desa Tumpang Krasak Kecamatan Jati Kabupaten Kudus diguyur Rp 100 juta yang berguna untuk menggelar pasar rakyat (Jati Night Market) selama empat hari dan menggeliatkan ekonomi para UMKM dan masyarakat setempat, Selasa (22/11/2022).

Dalam kesempatan itu, Camat Jati Fiza Akbar menyebut gelaran pasar rakyat (Jati Night Market) yang bertempat di Lapangan Tumpang Krasak merupakan pertama kali digelar.

“Kita selenggarakan bersama pasar rakyat yang dinamakan Jati Night Market pertama kali di Kudus,” ungkapnya.

Penyelenggaraan yang berguna untuk menggeliatkan ekonomi rakyat ini bersumber dari Dana Intensif Daerah (DID) sebesar Rp 10,4 Milliar, yang merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat ke Pemerintah Kabupaten Kudus.

“Penyelenggaraan ini, dibiayai dari DID berupa apresiasi pemerintah pusat ke Pemkab Kudus karena berhasil menangani pengendalian Inflasi daerah sehingga Kudus dapat anggaran,” terangnya.

Kemudian hal itu diwujudkan melalui fasilitas pasar murah (Jati Night Market) seperti ini. Diharapkan untuk kegiatan ini dapat memberikan efek positif dan membangkitkan perekonomian warga Kecamatan Jati dan warga lainnya.

“Untuk Kudus sendiri mendapatkan DID sebesar 10,4 Milliar. Kalau untuk gelaran ini selama 4 hari mulai 21-24 November 2022 sebesar Rp 100 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tumpang Krasak Sarjoko Saputro mengungkapkan, pasar rakyat itu dihadiri setidaknya 14 stand UMKM di berbagai wilayah. Untuk Tumpang Krasak sendiri menampilkan kerajinan buatan warga sendiri.

“Dari Tumpang Krasak menampilkan kerajinan warga termasuk akrilik, miniatur, dan masakan yang dari buatan warga sendiri. Termasuk daur ulang sampah menjadi sepatu,” bebernya.

Adapun 14 stand UMKM di berbagai wilayah diantaranya Desa Pasuruan Kidul, Tanjung Karang, Jati Kulon, Ploso, Loram Wetan, Pasuruan Lor, Jetis Kapuan, Ngembal Kulon, Loram Kulon, Jepang Pakis, Getas Pejaten, Jati Wetan, dan Tumpang krasak

“Ada juga 100 pedagang lebih bervariatif hadir dalam pasar rakyat tersebut,” pungkasnya.