Sopir di Pati Tagih Pemkab soal Pangkalan Truk

0

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sejumlah sopir dari Paguyuban Sopir Pati (PSP) bersama dengan Sarekat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar difasilitasi dengan dibangunkan pangkalan truk. Ini disampaikan saat audiensi dihadapan Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro di Pendopo Kabupaten, Rabu (5/10/2022).

Husaini selaku Ketua Sarbumusi Pati, mengatakan bahwa audiensi sore hari ini menagih janji bahwa sebelumnya Pemkab berjanji membangun pangkalan truk.

“Dulu ketika pas audiensi dengan DPRD dijanjikan masuk anggaran 2023, tapi ternyata gak masuk karena alasannya bareng dengan anggaran untuk pemilu,” ucap Husaini.

Dirinya menceritakan pada saat audiensi, Pemkab menawarkan alternatif kepada anggota PSP. Alternatif itu PSP diminta untuk mencari lahan yang bakal dijadikan pangkalan truk.

Akan tetapi, menurutnya alternatif pangkalan truk itu dikelola oleh pihak swasta. Dalam prosesnya, Pemkab dengan Dinas Perhubungan (Dishub) menjanjikan siap mengawal hingga terwujud.

Berlangsung audiensi PSP dan Sarbumusi dengan Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, Rabu (5/10/2022)
Berlangsung audiensi PSP dan Sarbumusi dengan Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, Rabu (5/10/2022)

“Namun sebelum ada pangkalan resmi, para sopir meminta izin tempat-tempat yang dijadikan pangkalan sementara,” ungkapnya.

Merespon hal itu, Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan kemampuan anggaran Pemkab tidak mampu untuk memenuhi pengadaan pangkalan truk. Dia mengaku akan mencarikan investor atau pihak ketiga untuk membantu pengadaan pangkalan truk bagi para sopir.

“Di 2023 nanti belum memungkinkan. Sebenarnya kami juga bisa menggandeng pihak ketiga, investor yang bisa membangunkan tempat pangkalan truk,” ucap Henggar.

Menurut Henggar, untuk membangun pangkalan truk membutuhkan setidaknya seluas 2 hektar. Pihaknya mengaku bersama dengan OPD yang membidangi, yaitu Dishub akan mencari lokasi yang strategis untuk keperluan pangkalan truk.

“Idealnya 2 hektar, tapi kalau yang tersedia di bawah itu tidak masalah. Kita belum tahu lokasinya, kita masih cari, kira-kira ada lokasi yang cocok atau tidak,” pungkasnya.