Tumbuhkan Cinta Tanah Air, Napi Teroris Dibekali Wawasan Kebangsaan

0
Pelaksanaan wawasan kebangsaan bagi napi di Lapas Kelas IIB Pati
Pelaksanaan wawasan kebangsaan bagi napi di Lapas Kelas IIB Pati

SAMIN-NEWS.com, PATI – Narapidana terorisme (Napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati dibekali nilai-nilai jiwa nasionalisme. Ini dilakukan dalam rangka memberikan dan memenuhi hak mereka selaku warga negara.

Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana (Binadik) Lapas Kelas 2B Pati Topan Ahmad mengatakan, selain diberikan terkait dengan wawasan kebangsaan, Napiter juga dibekali dasar-dasar kepramukaan.

“Warga binaan perlu mendapat materi dasar-dasar tentang kepramukaan dan juga wawasan kebangsaan. Para narapidana antusias sekali mengikuti kegiatan ini. Kita melibatkan dua orang narapidana teroris yang sudah hijau atau sudah siap ikrar janji NKRI,” ucap Topan, Jumat (16/9/2022).

Menurutnya, wawasan kebangsaan juga dasar-dasar kepramukaan penting untuk dipahami mereka sebagai Napiter termasuk Napi umum. Karena rasa nasionalisme cinta tanah air perlu ditanamkan bagi warga negara apalagi bagi mereka yang terlibat jaringan teroris.

Dia mengungkapkan yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari dua Napiter. Masing-masing terlibat dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Jemaah Islamiyah (JI), yang merupakan napi pindahan dari Batang dan Surabaya.

Menurutnya, Napi teroris diikutkan karena memang mereka spesial. Sehingga diharapkan bisa menambah wawasan kebangsaan agar mereka tak hanya mengenal jati diri bangsa, melainkan lebih cinta terhadap negara.

“Keduanya yaitu yang satu (narapidana teroris) sudah hampir setahun setengah, sedangkan yang satu baru pindahan dari Brimob Cikeas,” Topan menjelaskan.

Di sisi lain, Kwartir Pati Kota, Suyani yang menjadi narasumber dalam kegiatan pada pagi itu mengatakan setidaknya ada dua materi yang disampaikan, yaitu mengenai wawasan kebangsaan dan materi dasar kepramukaan.

“Mereka masih warga Indonesia jadi perlu dibina. Jadi kita berikan pendampingan supaya ke depannya bisa lebih mencintai negara. Poin yang kita sampaikan tadi merefleksi tanah air, pancasila dan UUD 1945,” pungkasnya.