Diskominfo Gandeng Seniman Lokal Gempur Rokok Ilegal

0
Berlangsung sosialisasi gempur rokok ilegal di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Selasa (13/9/2022)
Berlangsung sosialisasi gempur rokok ilegal di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Selasa (13/9/2022)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati menggandeng para pekerja seni campursari dan ketoprak lokal dalam rangka sosialisasi rokok ilegal yang dikemas dengan kegiatan talkshow Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Aula Diskominfo, Selasa (13/9/2022).

Kepala Diskominfo, Ratri Wijayanto mengatakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Pati dikelola oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tugasnya masing-masing. Sementara Diskominfo terus melakukan sosialisasi memberikan edukasi kepada masyarakat terkait peraturan cukai.

“Sosialisasi ini dimaksudkan dengan tujuan agar masyarakat mengetahui aturan hukum yang telah diterbitkan oleh pemerintah pusat mengenai cukai,” kata Ratri.

Dalam acara sosialisasi gempur rokok ilegal yang dibuka langsung oleh dirinya itu, Ratri juga menuturkan mengapa pihaknya melibatkan para seniman lokal. Menurutnya, isi tentang pencegahan rokok ilegal akan lebih mengena ke masyarakat.

DBHCHT merupakan dana yang ditransfer dari pusat ke daerah sebagai dana bagi hasil atas daerah penghasil tembakau. Melalui dana ini diharapkan kesejahteraan petani tembakau di daerah semakin meningkat. Ini dikatakan Bayu Adi Nugroho dari Bagian Perekonomian Setda kabupaten Pati.

Selain itu, Adi mengungkapkan bahwa Kabupaten Pati memperoleh sebesar Rp11 miliar lebih. Anggaran yang cukup besar ini diperuntukkan dan dikelola ke beberapa bidang, mulai dari peningkatan kualitas bahan baku, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kesehatan hingga penegakan hukum.

“Nilai alokasi dana Cukai tahun 2022 ini yang kembali ke masyarakat sebesar Rp11,3 miliar dimana dialokasikan pada bidang kesehatan, bidang bantuan sosial dan bidang penegakan hukum,” kata Adi.