Minim Penerangan, Jalan Lingkar Utara UMK Bahayakan Kendaraan Bermotor, Warga: Jangan Viral Dulu Baru Ditindaklanjuti

0
37
Tujuh Titik Jalan Lingkar Utara UMK yang Tidak Berfungsi, (Foto : Adam Naufaldo)
Tujuh Titik Jalan Lingkar Utara UMK yang Tidak Berfungsi, (Foto : Adam Naufaldo)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Jalan Lingkar Utara UMK yang berada di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae Kudus tersebut ada beberapa titik lampu yang tidak berfungsi pada saat malam hari atau dalam keadaan mati, (12/7/2022)

Menurut pantauan Samin News, ada tujuh titik lampu yang tidak berfungsi yakni mulai dari kafe kopi dari hati hingga berada di depan perumahan muria baru. Hal tersebut tentunya membuat khawatir sebagian masyarakat yang ingin melewati Jalan Lingkar Utara UMK tersebut.

Hari warga Desa Kayuapu Kulon menyebut melewati jalan tersebut di malam hari harus tetap waspada. Pasalnya jika tidak, maka terjadi hal yang tidak diinginkan. “Kalau malam-malam lewat situ terkadang was-was mas. Karena gelap sekali dan terkadang mengantisipasi begal, walaupun tidak ada,” katanya saat ditemui di kediamannya.

Dirinya menambahkan, meski belum pernah terjadi tindak kriminal dijalan tersebut. Namun ia menghimbau untuk siapa saja yang melewati Jalan Lingkar Utara UMK tetap waspada. “Walaupun belum, tetap harus jaga-jaga mas, dan dinas terkait mestinya harus memperhatikan hal ini,” kata dia.

Meskipun begitu dinas terkait harus segera menindak lanjuti tidak berfungsinya lampu tersebut. “Jangan viral dulu, atau kejadian dulu, baru ditindaklanjuti kasian masyarakat,” ulasnya.

Sementara itu, penjaga keamanan perumahan muria baru yang akrab disapa ami mengatakan, lampu tersebut dulunya pernah di perbaiki namun tidak berfungsi lagi. “Dulu sempat di dandani mas, terus mati lagi dengan alasan konslet. Tapi ya gatau, sampe sekarang mati,” ujarnya.

Lanjut dia menambahkan, meskipun tidak berfungsi jalan tersebut hingga saat ini belum pernah terjadi kecelakaan di malam hari. “Ya semoga ada dinas terkait untuk memperbaikinya, biar nyaman pas lewat situ,” pungkasnya.

Penulis
Adam Naufaldo