Jembatan Kembar Juwana akan Dibangun, Lebarnya Diperkirakan 9 Meter

0
84
Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai PKB, Haryono saat mendampingi DPUTR melakukan survei jembatan kembar di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kamis (23/6/2022)
Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai PKB, Haryono saat mendampingi DPUTR melakukan survei jembatan kembar di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana, Kamis (23/6/2022)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari fraksi Partai PKB, Haryono mengatakan jembatan kembar yang terletak di Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana rencananya akan dibangun dan diperlebar.

Pembangunan jembatan kembar itu, menurutnya urgen mengingat kondisi yang bisa dikatakan sudah lapuk dimakan usia karena dibangun masa kolonial. Bahkan untuk saat ini, di bagian tengahnya ada yang berlubang.

“Pelebaran itu rencananya akan ditambah dua meter dari luas jembatan yang saat ini yaitu jadi sekitar 9 meter untuk nanti jembatan baru,” katanya saat survei pengukuran jembatan kembar bersama dengan DPUTR Pati, Kamis (23/6/2022).

Sebelumnya, kata Haryono jembatan kembar juga telah disurvei oleh DPUTR bersama dengan pihak BBWS. Saat itu masing-masing pihak meninjau lokasi lalu melalui berbagai pertimbangan akhirnya disetujui untuk pelebaran jembatan.

Ia mengungkapkan saat ini pembangunan jembatan kembar sudah ditenderkan serta sudah ada pemenangnya. Tetapi pihak pemenang tender masih ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, maka ini perlu proses yang membutuhkan waktu agak panjang hingga nantinya baru dimengerti rencana waktu pembangunan.

“Setelah survei ini, kan baru diukur berapa rencana lebar berapa rencana panjangnya, berapa RAB-nya untuk anggaran kebutuhan pembangunan,” paparnya.

Kendati begitu, selaku wakil rakyat pihaknya mendesak kepada pihak yang berwenang agar jembatan kembar dibangun secepatnya untuk masyarakat dan khususnya bagi pengguna jalan.

“Untuk anggarannya mungkin ada yang dari provinsi ada juga yang dari daerah, nanti anggarannya gabungan tetapi itu bukan ranah kita. Kami itu cuma meminta perhatian pihak terkait dengan kondisi jalan yang rusak agar seperti yang diharapkan,” pungkasnya.(adv)