Festival Kemerdekaan Jepara Bangkit Akan Didanai Investor

0
44

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Sekda Jepara, Edy sujatmiko mengatakan Festival Kemerdekaan Jepara Bangkit yang baru pertama kali digelar dalam rangka peringatan HUT Kemedekaaan Republik Indonesia tak mengandalkan dukungan anggaran dari APBD.

Festival tersebut, menurutnya rencananya akan didanai oleh donatur dan investor untuk turut serta mendukung mensukseskan even dengan bentuk kegiatan yang beragam.

“Ini tak mengandalkan APBD jiika mungkin zero dana APBD. Mereka harus ikut tampil di panggung spektakuler. Bisa pada pentas ketoprak, fashion Jepara in the Word maupun dalam pentas musik harmoni Jepara Bangkit,” ungkap Edy saat Audiensi Penjabat Bupati Jepara bersama jajaran Pemkab Jepara dan Yayasan Kartini Indonesia (YKI).

Ia berharap even ini dapat menjadi penanda kebangkitan Jepara usai pandemi. Dan pelaksanaan festival yang akan datang bisa dibuat lebih megah lagi karena ini merupakan even melibatkan para seniman dan budayawan. Dan menurutnya kuncinya adalah integratif dalam pengemasan even.

Selain Sekda, PJ Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengaku mendukung penuh pelaksanaan Festival Kemedekaan Jepara Bangkit 2022 yang direncanakan akan digelar terpusat di alun-alun Jepara pada tanggal 19 – 26 Agustus 2022.

“Saya dukung 1000 persen even yang secara terpadu mengemas potensi Jepara dalam sebuah perhelatan budaya besar,” ungkapnya.

Ia juga mendukung dilaksanakannya kembali Festival Kartini tahun 2022. “Jika terkemas baik akan dapat menjadi media promosi potensi daerah dan sekaligus pemberdayaan masyarakat dan juga pelestarian sejarah dan budaya Jepara,” jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan Kartini Indonesia (YKI), Hadi Priyanto memaparkan sejumlah agenda yang diusulkan dalam Festival Kemerdekaan Jepara Bangkit.

Dalam festival tersebut direncanakan ada prosesi doa dalam kemasan budaya yang diwujudksn dalam Wilujengan Rahayu, Ketoprak Spektakuler Rainha de Jepara yang akan dimainkan oleh 200 anggota KORPRI dan pensiunan, peluncuran tari Bedhayan Retna Kencana, Java Carnival, dan Jepara Carnival.

Selain itu, ada Jepara Fashion Show Batik dan Tenun, Fashion Jepara in the Word, Lomba Layang-Layang Internasional, Panggung Prestasi Pelajar, Harmoni Musik Jepara, Opera Juang, Jepara Cultural Festival, Kentrung Empu Palman, Tari Rondek, pameran UMKM, kuliner dan karya seni seniman Jepara serta ditutup dengan sholawatan / doa yang akan dibuka dengan penampilan grup Sekar Lesbumi Jepara.

Hadi juga mengusulkan dalam even tersebut dilakukan deklarasi Hari Ukir Jepara serta lomba ukir yang terbagi dalam tiga kategori yaitu pelajar, perempuan dan umum. Menurut Hadi ini dilakukan sebagai wujud tekad Jepara untuk melestarikan seni ukir Jepara.