Kampanyekan Lingkungan; Tiga Perenang Asing Seberangi Laut Karimunjawa

0
Gentiel Gillen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalatti (Denmark).(Foto:SN/dok/hp)  
Gentiel Gillen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalatti (Denmark).(Foto:SN/dok/hp)  

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Untuk mempromosikan potensi pariwisata di Jepara serta kampanye pentingnya menjaga lingkungan yang bebas dari sampah plastik, Gentiel Gillen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalati (Denmark) nekad berenang menyeberangi lautan. Yakni, dari Karimunjawa menuju Jepara, dan menamai kegiatannya ”90 Kilometer Java Sea Swim.”

Mereka berangkat dari pantai Bobby Karimunjawa Jumat (6/Mei) 2022 pukul 14.00 WIB, dan direncanakan tiga perenang itu akan sampai di Jepara Minggu (8/Mei) 2022 pukul 12.00 WIB, di Ocean View Pantai Teluk Awur, Jepara.

Untuk jarak Karimunjawa-Jepara sekitar 90 kilometer, direncanakan akan ditempuh selama kurang lebih 50 jam. ”Kami akan berenang secara esetafet tiap 5 kilometer. Jika laut bersahabat kami memerlukan waktu kurang lebih 50 jam,”ujar Gentiel Gillen yang berenang bersama anaknya, Lorenz Gillen dari Belgia.

Gentiel Gillen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalati (Denmark) serta Farah El Firajun AG.(Foto:SN/dok-hp)
Gentiel Gillen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalati (Denmark) serta Farah El Firajun AG.(Foto:SN/dok-hp)

Upaya mencetakan rekor spektakuler ini para perenang telah melakukan latihan rutin cukup lama. Di samping itu juga menjaga asupan gizi, istirahat juga berlatih secara rutin di laut dan menjaga stamina, serta mempertimbangkan cuaca.

Sementara istri Gentiel Gillen, Dra Farah El Firajun AG yang juga Ketua Garnita Malahayati mengungkapkan, langkah heroik tiga perenang ini terdorong keinginannya untuk mengkampanyekan lingkungan yang bebas dari sampah plastik, utamanya di kawasan lautan dan pantai. ”Juga untuk mempromosikan pariwisata bahari di Jepara dan Jawa Tengah,”ujar Farah El Firajun AG yang juga kader Partai Nasdem Jepara.

Gentiel Gellen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalati (Denmark).(Foto:SN/dok-hp)
Gentiel Gellen (Swedia), Lorenz Gillen (Belgia) dan Khalid Mahalati (Denmark).(Foto:SN/dok-hp)

Masih menurut Farah El Firajun, kendati tiga perenang ini adalah warga negara asing, tapi mereka sangat mencintai Indonesia karena keindahan, budaya dan masyarakatnya yang sangat ramah. ”Mereka ingin melakukan sesuatu untuk Indonesia dengan memporomosikan laut, dan sekaligus menjaganya agar tetap bersih,”tandasnya.

Untuk memberikan apresiasi terhadap keberanian Gentoel Gillen, Lorenz Gillen dan Khalid Mahalatti, menurut Ketua DPD Partai Nasdem Jepara, akan dilakukan kerja bakti membersihkan Pantai Teluk Awur. ”kami akan kerahkan kader bersama warga setempat, untuk melakukan bersih-bersih pantai,”ujarnya.

Berangkat dari Pantai Bobby, Karimunjawa.(Foto:SN/dok-hp) 
Berangkat dari Pantai Bobby, Karimunjawa.(Foto:SN/dok-hp)

Ketua Persatuan renang Seluruh Indonesia Kabupaten Jepara, Ajar Tri Raharjo memberikan apresiasi atas even ”90 Kilometer Java Sea Swim” yang dilakukan oleh Gentoel Gillen, Lorenz Gillen dan Khalid Mahalatti. Selain untuk mengkampanyekan kebersihan laut dan wilayah pantai, even ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi atlet renang Jepara.

Dengan demikian, mereka juga tertarik untuk mengembangkan renang di luar kolam renang atau open water. ”Ini potensial, karena Jepara adalah daerah yang memiliki wilayah pantai yang luas dan indah,”imbuhnya.(hp)