Tetap Nekat Melakukan Tongtek; 12 Pemuda Baturejo dan Wotan Terjaring Razia

0
83
Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan SH MM saat memberikan pengarahan kepada 12 pemuda Desa Baturejo dan Wotan yang terjaring razia karena melalukan tongtek keliling, dengan didampingi orang tua masing-masing, Sabtu (9/April) 2022 dinihari tadi
Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan SH MM saat memberikan pengarahan kepada 12 pemuda Desa Baturejo dan Wotan yang terjaring razia karena melalukan tongtek keliling, dengan didampingi orang tua masing-masing, Sabtu (9/April) 2022 dinihari tadi.(Foto:SN/dok-sah).

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sebanyak 12 anak-anak baru gede (ABG) yang notabene masih duduk di bangku SMA, Sabtu (9/April) 2022 dinihari tadi terpaksa digaruk ke Mapolsek Sukolilo. Pasalnya, mereka tetap nekat melakukan tongtek keliling yang sebenarnya sudah ada edaran larangannya dari Camat setempat, Drs Supeno.

Lagi pula, dari pengalaman kejadian sebelumnya, tongtek kelililing saat Bulan Suci Ramadhan tujuannya adalah untuk membangunkan warga santap sahur justru berdampak sebaliknya. Yakni, menjadi pemicu terjadinya tawuran di antara kelompok mereka juga antarkampung, sehingga pencegahan terjadinya hal itu secara dini harus dilakukan.

Karena itu, tandas Kapolsek Sukolilo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sahlan SH MM, dinihari tadi mulai pukul 01.00 s/d 03.15 WIB, pihaknya bersama personel jajaran melakukan patroli sekaligus melakukan razia. Dari jumlah mereka yang terjaring tersebut, sepuluh di antara adalah pemuda Dukuh Bombong, Desa Baturejo dan dua lainnya dari desa tetangga, Wotan.

Berkait hal tersebut, pihaknya juga mengamankan barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Suzuki Satria K-4087-HG, satu gerobak pengangkut sound system dan satu set sound system. ”Selain itu kami juga mengamankan satu buah genset, serta tujuh buah kentongan,”ujarnya.

Setelah mereka dikumpulkan di Mapolsek, lanjut AKP Sahlan, orang tua mereka pun dipanggil untuk diberikan pengarahan dan kepada mereka pun diberikan pembinaan. Hal itu disaksikan kepala desa (Kades)/perangkat desa masing-masing, agar selama Bulan Suci Ramadhan mereka tidak lagi melakukan tongtek.

Sebab, hal itu bisa memicu perkelahian antarkelompok dan tawuran antarkampung sehingga razia tongtek melakukan upaya preventif dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukolilo, di Bulan Suci Ramadhan. Karena itu sebelum dilakukan pembinaan, orang tua mereka pun dihadirkan untuk menjemputnya pulang.

Setelah mereka membuat surat pernyataan dan janji wajib absen yang harus mereka lakukan Senin dan Kamis, sampai akhir Lebaran nanti. Sedangkan semua peserta tongtek tersebut, memang anak-anak baru gede (ABG) yang masih duduk di bangku SMP dan SMA, sehingga harus ada pembinaan berkelanjutan.

Mengingat hal tersebut, berikutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak sekolah. ”Karena itu kami bersama jajaran akan datang ke sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Sukolilo, baik SMP maupun SMA untuk melakukan pembinaan langsung kepada mereka,”imbuh AKP Sahlan.