Konsultan Pengawas Paket Pekerjaan Kolam Tambat Kapal Belum Bisa Menyusun Progres Menyeluruh

0
66
Konsultan pengawas pelaksanaan pekerjaan lanjutan kolam tambat kapal, di kawasan Pulau Seprapat Juwana, Bintoro.(Foto:SN/aed)
Konsultan pengawas pelaksanaan pekerjaan lanjutan kolam tambat kapal, di kawasan Pulau Seprapat Juwana, Bintoro.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sampai pekan ke lima atau sepertiga hari kalender pelaksanaan paket pekerjaan lanjutan kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, baik pihak konsultan pengawas maupun rekanan pemenang tender paket pekerjaan itu belum bisa menyusun progres capaian pekerjaan secara menyeluruh. Kendati demikian, hal itu bukan berarti sehari-hari di lokasi tersebut tidak berlangsung pelaksanaan pekerjaan.

Dengan demikian, papar konsultan pengawas yang bersangkutan, Bintoro, jika sampai saat ini masih ada sedikit kendala, hal itu hanya terletak pada penyediaan tambahan alat berat satu unit ekskavator ”lengan panjang,”lengkap dengan fasilitas ponton penopangnya. Hal itu, kini masih terus diupayakan dan sesuai jadwal, paling lambat Senin (11/April) 2022 pekan depan, kekurangan tersebut sudah tercukupi.

Jika minimal ditambah satu alat berat ekskavator jenis itu, maka pelaksanaan pekerjaan pengerukan tanah dari lokasi kolam tentu akan bertambah maksimal, sehingga hasil pekerjaan yang diperoleh sehari-hari juga semakin maksimal. ”Adapun yang lebih penting untuk dipahami, bahwa kami maupun rekanan akan bisa mulai membuat progres pekerjaan tersebut secara menyuluruh,”tandasnya Bintoro.

Maksudnya, lanjut dia, karena dalam lima pekan bekerja bisa dibilang sudah mempunyai tabungan hasil pekerjaan cukup banyak. Sebab, hasil pengerukan tanah dari lokasi kolam yang dilakukan oleh dua ekskavator juga terhitung sudah cukup banyak, dan hal itu bisa dilihat di sejumlah titik dalam kolam tersebut terdapat tumpukan tanah hasil galian.

Setelah tanah hasil pengerukan dari lokasi kolam tersebut dipindahkan atau di angkut ke lokasi pembuangan, maka di sinilah progres pekerjaan secara menyeluruh bisa langsung dibuat dan disampaikan sebagai laporan. Dengan kata, lain setelah tanah galian diangkut dari lokasi kolam ke tempat pembuangan menggunakan ”dump truck,” maka progress pelaksanaan pekerjaan itu akan langsung cukup tinggi.

Kendati demikian, sebagai konsultan pengawas pihaknya tetap memberikan catatan kepada pihak rekanan, agar penambahan alat berat jenis ekskavator ”lengan panjang” minta segera dilakukan. ”Catatan permintaan itu sudah kami sampaikan, semoga saja Senin (11/April) 2022 nanti tambahan alat berat ekskavator jenis itu sudah tiba di lokasi,”tandasnya.