Para Pengguna Jalan Winong – Sokopuluhan; Mengharap Pelaksanaan Pekerjaan Bisa Tepat Waktu

0
35
Beginilah kondisi rusaknya ruas jalan mulai dari Desa Tanggel, Kecamatan Winong-Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, tapi perbaikannya saat ini sudah mulai dikerjakan.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, MENGHARAP tersedianya fasilitas umum, utamanya akses ruas jalan bisa maksimal tentu menjadi dambaan seluruh masyarakat di Kabupaten Pati. Akan tetapi kondisi yang terjadi sekarang, banyak ruas jalan yang benar-benar dalam kondisi rusak parah, dan untuk kepentingan perbaikannya tentu tidak bisa serentak berlangsung dalam satu tahun anggaran mengingat ketersediaannya yang selalu terbatas.

Karena itu, jika pihak yang berkompeten di Pati, kini mengutamakan rehabilitas ruas jalan dengan biaya DAK Tahun 2022 untuk ruas jalan Winong-Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, mengingat akses kepentingan ruas jalan tersebut adalah berkait langsung dengan peningkatan dan ketahanan pangan wilayah setempat. Kendati demikian, para pengguna jalan yang tiap hari melintas di ruas jalan itu juga cukup banyak, meskipun tidak sebanyak yang tiap hari melintas di ruas jalan Pati-Gabus.

Akan tetapi dari pantauan di lokasi, akses ruas jalan Winong-Sokopuluhan juga tak pernah sepi dari warga di wilayah Kecamatan Pucakwangi sisi utara yang berbatasan dengan Kecamatan Jakenan. Mereka jika hendak ke Pati, ternyata memilih jalan alernatif ini mulai dari Sokopuluan-Grogolsari, Kecamatan Pucakwangi masuk ke Tanggel, Kecamatan Winong lewat Pasar Hewan Bumiharjo, kecamatan setempat berakhir di Gempolsari, Kecamatan Gabus, kemudian masuk ke ruas jalan Pati-Gabus.

Cukup dengan melihat serta membaca tulisan pada papan proyek, masyarakat sudah mendapat keterbukaan informasi publik yang ingin diketahui.(Foto:SN/aed)

Kendati jalannya tidak pernah sepi, papar para pengguna jalan saat ditanya di sekitar lokasi pekerjaan pemasangan talut, di Desa Tanggel, Kecamatan Winong, lebih senang memilih akses jalan tersebut. Sebab, jika lewat Pucakwangi-Jakenan-Juwana atau Pucakwangi-Jakenan-Glongong-Sampang ke jalur pantura, banyak kendaraan besar melintas dari Jakarta-Surabaya maupun sebaliknya.

Dengan demikian, para pengguna jalan yang berkendara motor maupun mobil pribadi banyak yang memilih lewat jalur ini. Kendati selama ini dalam kondisi rusak, tetap menjadi alternatif untuk rasa amannya berlalu lintas di jalan raya, sehingga pelaksanaan pekerjaan yang sudah dimulai ini bisa selesai sesuai waktu yang dijadwalkan.

Sesuai yang tertera, ungkap salah seorang pengguna jalan, warga Pucakwangi, Sugito (40), bahwa proyek rehabilitasi jalan ini dengan biaya mencapai Rp 5,2 miliar lebih ini akan selesai akhir Juni 2022 mendatang. ”Kami tentu sangat berharap, waktunya tidak molor agar kami bisa melintas atau lewat di jalan yang tidak rusak lagi,”harapnya.