Pati Kembali Memakamkan Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
Penurunan peti jenazah dari ambulans Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Tayu untuk diusung ke lokasi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu.(Foto:SN/dok-tw) 

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kematian pasti datang menjemput siapa saja dan kapan saja, hanya faktor penyebab serta waktu antara satu dan lainnya berbeda. Sebagaimana Kamis (10/Februari) 2022 sekitar pukul 22.32 WIB tadi malam (semalam), seorang perempuan, warga Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu dijemput kematian itu.

Faktor penyebabnya, adalah karena positif terkonfirmasi Covid-19 baik dari hasil swab antigen maupun swab PCR, Kamis (10/Februari) 2022. Karena itu, pihak keluarga pun setuju jenazah almarhumah dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 yang pemulasaraannya dilakukan oleh pihak RS KSH setempat.

Dengan demikian, papar Ketua Tim Relawan Pemakaman Jenazah Covid-19 dari dari Tunggul Wulung Pati, Mbah Ali alias Mbah Anggur, pihaknya harus bersiap untuk melaksanakan tugas tersebut pada Jumat (11/Februari) 2022 tadi pagi, tepat pukul 09.00 WIB. ”Pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kalikalong, Kecamatan Tayu,”ujarnya.

Dimakamkannya lagi satu jenazah perempuan yang positif terpapar Covid-19, lanjutnya, maka dalam kurun waktu awal Februari hingga sekarang timnya sudah memakamkan dua jenazah dengan standar protokol Covid-19. Akan tetapi, satu jenazah yang kali pertama dimakamkan di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, adalah seorang pemuda asal desa tersebut.

Akan tetapi selama ini bertempat tinggal di wilayah Jakarta Timur (Jaktim), sehingga saat meninggal terpapar Covid-19 jenazahnya harus dikirim pulang ke desa asal. Setelah itu, pihaknya bersama seluruh tim pun berharap agar jangan sampai terulang lagi pemakaman warga yang meninggal karena disebabkan serangan virus Covid-19, tapi harapan tersebut ternyata meleset.

Sebab, beberapa lalu atau tepatnya Rabu (9/Februari) 2022 lalu, Tim Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati juga selesai memakamkan satu jenazah. ”Hal tersebut menunjukkan, bahwa di kawasan dalam Kota Pati juga sudah ada warga yang meninggal karena positif terpapar Covid-19,”imbuhnya.