Permukaan Saluran Pembuang di Ujung Jalan Sisi kiri Depan PN Pati Selesai Dibenahi

0
Permukaan saluran pembuang (drainase) di ujung jalan sisi kiri depan Pengadilan Negeri (PN) Pati yang sebelumnya melesak ambrol, sudah selesai dibenahi.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Warga yang tiap hari melalukan aktivitas dan harus melintas di ruas jalan sebelah depan kiri Pengadilan Negeri (PN) Pati, kini merasa lega. Hal tersebut, baik mereka yang hendak keluar dari Desa Darirejo maupun sebaliknya, termasuk pengguna jalan yang hendak ke STAI Pati, UT Salut Cempaka maupun ke Radio Pas FM.

Pasalnya, semula atau beberapa waktu sebelumnya, akses ruas jalan tersebut di bagian ujung permukaannya ambrol, tepat di atas lubang saluran pembuang. Akibatnya, bagi yang tidak terbiasa lewat di ujung jalan itu pasti akan ”jumping” jika tidak sejak awal mengetahuinya, tapi kondisinya semakin parah jika ada kendaraan truk mengangkut barang melintas di ruas jalan tersebut.

Akan tetapi, papar Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Pati, Arif Wahyudi menegaskan, bahwa dalam menyikapi kondisi tersebut pihaknya tidak abai melainkan menunggu giliran tenaga yang harus bertugas menatanya. ”Sebab, dalam kondisi musim hujan personel pada seksi yang menangani drainase memang harus dijadwalkan secara bergantian,”ujarnya.

Rusaknya jalur lambat di sebelah kiri lampu pengatur lalu lintas SMPN 4 Pati.(Foto:SN/dok-nit)

Sementara terpisah, seorang warga yang menaruh perhatian pada kondisi jalur lambat antara Pati-Margirejo atau sebaliknya di pinggir ruas jalan raya Pati-Kudus, Joko, kembali menginformasikan kerusakan jalur lambat di sebelah kiri lampu pengatur lalu lintas di SMPN 4 Pati. Rusaknya jalur lambat saat setiap saat mengancam pengendara motor terjatuh bila harus menginjak rem secara mendadak.

Hal tersebut tak bisa dihindari, jika saat lepas beriringan masuk ke jalur lambat tapi setelah lampu pengatur lalu lintas, pengendara motor didepannya harus menghindari rusaknya jalur lambat beberap meter. Sebab, jalur lambat yang rusak itu ditutup dengan material batu pecah atau beskos 1-2 cm, tapi juga bercampur kricak, maka jika ada pemotor yang menginjak rem mendadak roda belakang pasti akan bergerak menyamping, sehingga risiko jatuh tak bisa dihindari.

Dengan demikian, kerusakan jalur lambat saat ini yang terhitung paling parah terjadi di ruas jalur Pati-Margorejo maupun Margorejo-Pati. ”Khusus yang disebut terakhir faktor penyebab kerusakannya,  karena paket pekerjaan pembangunan Gedung Labkesda Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati,”tandasnya.

Dihubungi terkait hal tersebut, Kepala Bidang Binamarga DPUPR Kabupaten Pati, Naryo, meminta agar para pengguna jalan di jalur lambat tersebut hati-hati, ”Untuk perbaikannya sudah kami perintahkan bagian perbaikan untuk menanganinya, tapi barang kali masih ada pekerjaan di tempat lain yang belum selesai,”imbuhnya.