Pekerja Seni Kembali Turun ke Jalan; Galang Dana Untuk Korban Erupsi Semeru

0
44
Para pekerja seni saat turun ke jalan di Sokolilo (foto:Sn/dok-bin)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Jika beberapa waktu lalu para pekerja seni turun ke jalan di Kayen dan Tambakromo, berupaya menghimpun dana untuk membantu korban erupsi Semeru, hal sama pun kembali dilakukan Sabtu (18/Desember) 2021 lalu. Lokasinya ganti beralih di jalan raya Pati-Purwodadi, atau tepatnya di Desa/Kecamatan Sukolilo, dan uang tunai sebanyak Rp 6 juta lebih berhasil dihimpun dari para pengguna jalan.

Tanpa ada yang memberikan komando, ternyata warga yang mengetahui hal tersebut dan bersimpati juga ikut turun ke jalan, membantu mengetuk rasa  kemanusiaan para pengguna jalan dengan mengambil tempat di pinggir jalan depan Pasar Sukolilo. Melihat hal tersebut, tenyata banyak para pengguna jalan dengan senang hati merogoh koceknya.

Dengan demikian, papar koordinator penggalangan dana oleh para relewan pekerja seni tersebut, Rebin, pihaknya merasa ikut terbantu meskipun niat awal untuk melakukan hal itu hanya dilakukan oleh kalangan sendiri. ”Terlepas selama masa berlakunya PPKM Covid-19 yang masih terus berlanjut, kami jarang manggung tapi kalau urusan kemanusiaan ini tetap harus diutamakan,”tandasnya.

Melalui upaya yang mereka lakukan, lanjutnya, maka pihaknya mengetuk dan mengajak serta para pengguna jalan yang melintas ikut berpartisipasi serta bersimpati. Sebab, semua ini merupakan bagian dari rasa kemanusiaan anak bangsa terhadap anak bangsa lainnya yang saat ini sedang menderita karena bencana erupsi Semeru.

Karena itu, turunnya para relawan pekerja seni di Pati ke jalan, paling bisa ikut sedikit mengurangi beban mereka yang saat ini tengah menderita akibat bencana tersebut. Sehingga yang mereka harapkan dari turunnya para pekerja seni ke jalan,  bukanlah jumlah nilai nominal bantuan yang menjadi target terkumpul cukup banyak, melainkan berapa pun yang terkumpul akan segera diserahkan kepada yang berhak menerima.

Mengingat hal tersebut, maka Minggu (19/Desember) kemarin, pihaknya pun segera memusyawarahkan teknis penyalurannya, yaitu langsung ke lokasi warga terdampak bencana itu. ”Lagian sesuai motto kami para pekerja seni, meskipun beda cekelan tetap seduluran, itulah yang ingin kita tunjukkan,”tandasnya.