Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Ditarget Selesai Lebih Awal Dua Bulan

0
195
Pembangunan jalan tol Semarang-Demak ditarget selesai lebih awal dua bulan (Potongan gambar pada postingan Instagram @Ganjar Pranowo)

SAMIN-NEWS.com, Proyek pekerjaan pembangunan jalan tol Semarang-Demak Seksi II dipercepat dari masa kalender. Percepatan pembangunan tol di Pantura ini setidaknya hingga dua bulan yang ditargetkan selesai pada Oktober 2022.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pembangunan tol Semarang-Demak sudah lama sekali diidamkan. Pasalnya untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Kaligawe dan wilayah antara Semarang dan Demak, di Sayung diakui memang jadi perhatian semua pihak.

Hal tersebut diungkapkan Ganjar saat cek progres jalan tol Semarang-Demak Seksi II bersama Komisaris PT PP. Menurut Ganjar, ketika jalan tol tersebut sudah jadi ada dua hal yang didapatkan masyarakat.

“Satu InsyaAllah transportasi akan bisa punya alternatif jalur lancar yang kedua beberapa ruas yang biasa terjadi rob, InsyaAllah juga akan bisa kita tangani,” ungkap Ganjar dikutip akun Instagram pribadinya, Selasa (30/11/2021).

Meskipun belum semuanya, ia mengungkapkan ikhtiar inilah yang harapannya akan membantu untuk menyelesaikan persoalan kemacetan dan rob.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengucapkan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah mendukung pemerintah pembangunan tol Semarang-Demak. “Sudah berkorban demikian banyak dari hartanya untuk diberikan kepada negara dan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” terangnya.

Kemudian, Komisaris PT PP (Persero) Tbk, Andi Gani N.W, menjelaskan pekerjaan tol Semarang-Demak ditargetkan bulan Oktober tahun 2022. Artinya masih ada kurang lebih satu tahun berjalan.

“Kita target akan selesai konstruksi pada 28 Oktober 2022 bertepatan dengan hari sumpah pemuda. Kita akan mempercepat dua bulan dari target yang semula Desember,” kata Andi Gani.

Andi Gani mengaku pembangunan jalan tol Semarang-Demak yang dikerjakannya itu tidak sedikit kendala yang ditemui di lapangan. Baik itu menyangkut persoalan medan hingga penyesuaian teknis. Misalnya ia mencontohkan jalan tol melewati rawa.

“Ada beberapa hal teknik-teknik yang kita gunakan dalam proyek ini agar tidak terjadi kecelakaan konstruksi. Dan itu PT PP sangat memperhatikan bagaimana teknik-teknik baru kita aplikasikan di jalan tol ini, agar aman nanti digunakan ke depannya,” ucapnya.