Jadi Korban Kekerasan, Siswa di Pucakwangi Alami Pendarahan di Kepala

0
35
Seorang siswa MTs di Kecamatan Pucakwangi, MMY (13) mengalami korban kekerasan oleh kakak kelasnya.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Seorang siswa MTs di Kecamatan Pucakwangi, MMY (13) mengalami korban kekerasan yang dilakukan oleh sesama siswa. Kekerasan yang diterimanya itu, akibatnya ia mengalami pendarahan kepala bagian belakang. Kejadian tersebut terjadi lebih dari sepekan ini.

Menurut pengakuan ibunya, Suwarni, bahwa anaknya mengikuti kegiatan di sekolah pada 24 Oktober. Sepulang dari sekolah, anaknya mengeluhkan sakit yang dirasakan di kepalanya. Bahkan sempat pingsan, kemudian dibawa ke rumah sakit.

“Kami langsung membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa dokter. Setelah di scan kepala, ternyata ada pendarahan di dalam pada bagian kepala,” ungkapnya.

Saat ditanya ibunya, anaknya mengaku dipukul oleh sesama siswa, tak lain adalah dari kakak kelas yang bersangkutan. Selain dirinya, disebutkan pelaku sering melakukan kekerasan kepada siswa lain yang meminta “uang setoran”.

Pihaknya menyebut kekerasan yang dialami anaknya itu, bahkan kondisinya belum pulih sedia kala. Bahkan, saat diminta berhitung tidak bisa lancar. Akibat kejadian kekerasan ini, Suwarni melaporkan kepada pihak sekolah.

“Dia seperti linglung dan kehilangan sebagian fungsi ingatannya. Menyebut angka satu sampai sepuluh saja tidak lancar. Saya menuntut keadilan untuk anak saya. Saya tidak tahu para pelaku disanksi atau tidak. Sebab saya belum pernah diundang mediasi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala MTs yang bersangkutan, Lasno membenarkan adanya tindak kekerasan di madrasah. Pihaknya telah memanggil pelaku serta memberikan peringatan. Panggilan yang dilakukan oleh madrasah tanpa menghadirkan keluarga korban.

“Bentuk tanggung jawab kami dengan memberikan santunan kepada korban senilai 2,4 juta rupiah. Kami anggap masalah sudah selesai,” jelasnya.

Ia meminta keluarga korban tidak membesar-besarkan masalah. Menurutnya kejadian itu hanya keisengan dari pelaku dengan tindak pemukulan ringan. Meskipun hasil pemeriksaan radiologi RSUD Soewondo Pati menyebutkan korban mengalami pendarahan interfalks.