Kepala Diskominfo: Tantangan Zaman Semakin Kompleks, Pemuda Dituntut Kuasai Teknologi

0
21
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati, Indriyanto

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kemajuan bangsa akan sangat dipengaruhi oleh peran generasi muda. Terlebih, di era digital sekarang ini pemuda harus bisa menjadi pelopor perubahan kaitannya dalam penggunaan digital.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Indriyanto. Menurutnya, ini merupakan salah satu tonggak utama bangkitnya rasa kebangsaan dan juga pilar utama terbentuknya semangat nasionalisme lewat peran luar biasa para pemuda.

Ke depan, tantangan bangsa akan semakin kompleks yang harus dihadapi. Tak pelak bahwa peran pemuda notabenenya generasi penerus bangsa ini dituntut mampu menguasai teknologi informasi.

“Peran pemuda sebagai seorang milenial mempunyai tanggung besar dalam meneruskan pengelelolaan negara yang makin ke depan memasuki era digital dituntut penguasaan teknologi informasi,” ujar Indriyanto, Kamis (28/10/2021).

Lebih lanjut, kata dia bahwa pemuda adalah pilar utama berkembangnya teknologi informasi. Dengan semangat yang masih tinggi, pemuda diharapkan membekali dirinya dengan penguasaan isu digital teknologi informasi.

Kendati menyatakan punya tantangan besar, namun pihaknya menegaskan sangat bangga pada peran pemuda. Melalui tonggak sejarah peristiwa tersebut dengan semangat membara sampai sekarang masih kita rasakan.

Indriyanto mengutip isi Sumpah Pemuda, misalnya saja berbahasa yang satu (yakni) bahasa Indonesia, ini sungguh luar biasa dampaknya kepada persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.

“Dengan beragam bahasa daerah yang ada, bahasa Indonesia hadir dapat merekatkan rasa kebangsaan juga rasa persaudaraan antar sesama anak bangsa,” tegasnya.

Tidak banyak negara yang mempunyai keragaman seperti kita bangsa Indonesia, bisa bersatu dan punya bahasa negara yaitu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. “Ini yang membuat banyak orang asing kagum sekaligus iri dengan bangsa Indonesia yang punya bahasa pemersatu,” pungkasnya.