Hari Ini Terakhir Pengecoran Beton Lantai Dermaga Tambat Kapal

0
28
Para pekerja tengah melakukan pengecoran lantai dermaga tambat kapal dengan material beton yang digelontorkan dari kendaraan molen pemproses dan pengangkut.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Untuk panjang lantai dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana yang mencapai 670 meter, Selasa (26/Oktober) 2021 hari ini sudah selesai seluruhnya dilakukan pengecoran material beton. Dengan demikan, untuk bagian pekerjaan tersebut seluruhnya sudah tuntas.

Adapun lokasi terakhir lantai dermaga yang dilakukan pengecoran, adalah terletak pada bagian ujung utara membentang ke timur dengan panjang sekitar 70 meter. Akan tetapi, untuk pengecoran terakhir tinggal sepanjang 50 meter, karena yang 20 meter sudah dilakukan pengecoran sebelumnya, sehingga untuk pngecoran lantai/plat dermaga berukuran lebar 4,25 meter itu sudah selesai.

Dengan demikian, papar pelaksana lapangan dari rekanan yang bersangkutan, Abdul Kholiq, tahapan pekerjaan berikutnya yang masih harus dituntaskan adalah penulangan dan pengecoran pada sisi samping sepanjang dermaga. Bagian ini dikenal dengan sebut ”capping’,” dan yang sebenarnya adalah ”capping beam.”

Bagian tersebut berdasarkan pemahaman teknik adalah kata lain dari konstruksi balok penutup pada bangunan bawah, baik itu turap maupun dinding penahan. ” Dengan demikian, konstruksi tersebut juga sebagai penutup balok pengunci pada konstruksi sheet pile yang terpasang pada bawah lantai/plat dermaga,”ujarnya.

Tahapan pekerjaan berikutnya adalah pembuatan ”capping beam” atau balok penutup konstruksi bawah yang baru dilakukan pembesian (atas) dan dari pembesian dilanjutkan dengan pemasangan begisting samping dan pengecoran (bawah).(Foto:SN/aed)

Karena itu, lanjutnya, tahapan pada sisa hari kalender yang masih sekitar 35 hari karena seluruh tahapan pekerjaan harus sudah berakhir 30 November mendatang, maka setelah hari ini dan hari-hari berikutya memang dikonsentrasikan untuk menyelesaikan pekerjaan pembuatan ”capping beam” tersebut. Mengingat, pekerjaan itu sudah berjalan dan bahkan sudah ada bagian yang dilakukan pengecoran, maka sisa waktu yang ada tetap cukup untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Sedangkan pekerjaan lainnya, adalah pemasangan angkur penguat pada dermaga dengan jarak masing-masing sepuluhan meter. Dengan demikian, jika panjang dermaga seluruhnya adalah 670 meter maka paling tidak ada angkur yang harus terpasang tidak kurang dari 70 buah, tapi hal itu dengan jarak sedikit lebih rapat atau kurang dari 10 meter antara angkur satu dan lainnya.

Untuk pekerjaan lain yang juga harus diselesaikan dalam sisa hari kalender yang masih lebih dari 30 hari tersebut, yaitu pembuatan dermaga kapal patroli TNI Angkatan Laut (AL) yang terletak di sisi selatan. ”Prinsipnya, kami optimistis bahwa untuk pelaksaan seluruh pekerjaan akan selesai pada hari kalender sesuia kontrak,”imbuhnya.