Hari Ini Penataan Alur Kali Simo Selesai; SDA DPUTR Pati Berterima Kasih Kepada BBWS

0
62
Alat berat ekskavator dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali - Juwana tengah menata tanggul dan alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sabtu (16/Oktober) 2021 hari ini, upaya pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali – Juwana dalam menata tanggul dan alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana berakhir. Karena itu, pihak Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, sudah semestinya berucap terima kasih atas selesainya upaya itu.

Selesainya penataan tanggul dan alur kali tersebut, papar Kepala Bidang (Kabid) SDA DPUTR setempat, H Darno, paling tidak saat musim penghujan nanti alur kali itu akan bertambah kemampuannya dalam menerima gelontoran dan luapan air dari hulu. Sebab, jika curah hujan di kawasan hulu Lereng Muria timur cukup tinggi, maka meluapnya alur kali itu tak bisa dihindari.

Jika hal tersebut terjadi, maka limpasan air yang menggenang ke jalan raya antara Desa Sugiharjo-Widorokandang, Kecamatan Pati tak bisa dihindari, meskipun pinggir alur kali di desa itu sudah dipasang paraved (pasangan tegak) dengan ketinggian mencapai 80 cm. ”Akan tetapi, dengan ditatanya alur kali tersebut maka limpasan air ke jalan raya bisa dicegah, sehingga upaya secara maksimal penataan alur kali itu tetap dibutuhkan meskipun secara periodik,”ujarnya.

Melalui upaya tersebut, lanjutnya, paling tidak hal menjadi kendala selama ini adalah terjadinya penyumbatan banyaknya ”sangkrah” di bagian hilir. Tepatnya, di antara bertemunya alur Kali Simo dengan alur Kali Bapoh, di Desa Sinoman yang berbatasan antara wilayah Pati dengan Juwana, dan kondisi itu juga masih diperburuk kondisi sama, di hulu pintu air  Guyangan di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo juga di Kecamatan Pati.

Dengan demikian, penataan alur kali tersebut akhirnya permasalahan terjadinya penyumbatan ”sangkrah” di pintu air menuju alur Kali Juwana juga bisa sedikit tertangani. Demikian pula, tersumbatnya gorong-gorong menuju kali yang sama di Desa Sinoman juga bisa dibersihkan, meskipun saat terjadi gelontoran air dari hulu, kondisi tersebut terulang kembali.

Dampaknya jika kondisi tersebut terjadi, maka limpasan air dari Kali Simo dan Kali Bapoh pun luber ke areal persawahan petani warga Desa Purworejo, Sinoman dan juga sampai ke areal persawahan warga Ngepungrojo. ”Karena itu, dengan ditatanya alur Kali Simo sampai hilir, tempat bertemunya alur Kali Bapoh, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada pihak BBWS,imbuh H Darno.