Realisasi APBN KPPN Pati Tembus Rp 968,5 M Per Akhir Agustus

0
52
Salah satu rapat rutin mingguan forum pimpinan di KPPN Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wilayah Pati, Marno mengaku cukup gembira atas realisasi penyerapan APBN. Pasalnya hingga 31 Agustus 2021 ini, 56 satuan kerja (Satker) mampu menembus Rp 968,5 miliar atau sebesar 64,28 persen dari nilai keseluruhan Rp 1.506,6 miliar.

Menurut Marno, APBN berperan dalam menstabilkan pertumbuhan ekonomi di tengah kelesuan UMKM maupun swasta akibat pandemi. Serapan APBN oleh Satker lingkup KPPN Pati ini sebagai wujud kehadiran pemerintah melalui APBN untuk mendorong bangkitnya ekonomi  masyarakat.

“Serapan anggaran itu dibagi dalam empat jenis belanja yaitu Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal dan Belanja sosial serta Dana Transfer,” ungkap Marno.

Ia merinci realisasi belanja pegawai mencapai Rp 281,8 M atau sebesar 68,65 persen dari pagu Rp 410,6 M, Belanja Barang sebesar Rp 91 M atau sebesar 55,41 persen dari pagu Rp 164,3 M.

Kemudian, Belanja Modal menembus Rp 18,6 M atau sebesar 46,20 persen dari pagu Rp 40,2 M, Belanja Sosial mencapai serapan Rp 0 atau sebesar 0 persen dari pagu Rp 1,3 M sedang Dana Transfer mencapai serapan Rp 576,9  atau sebesar 64,82 persen dari Rp 890 M.

Untuk Belanja sosial masih 0 persen,  kata dia karena saat ini masih proses pemenuhan dokumen dukung penyaluran dana.

Sementara itu, ia melaporkan Satker dengan realisasi belanja tertinggi yaitu Pengadilan Agama Pati (400968) yang mencapai 82,36 persen.

Kendati demikian, Marno masih akan terus mendorong agar terus memaksimalkan belanja dari masing-masing Satker. Ia menargetkan triwulan ketiga tahun 2021 ini mampu mencapai 70 persen. “Di triwulan III tahun 2021 target serapan realisasi belanja APBN diharapkan bisa mencapai 70 persen,” pungkasnya..