Kemarin Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Masih Seperti Hari Sebelumnya

0
93
Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.(Foto:SN/dok-frpb)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Hari kemarin atau Senin (19/Juli) 2021 warga Pati yang meninggal dan jenazahnya harus dimakamkan standar protokol Covid-19 jumlahnya sama dengan hari sebelumnya, Minggu (18/Juli) lalu. Yakni, sebanyak 10 jenazah, di mana Tim Pemakaman BPBD Pati 2 (utara) cukup memakamkan satu jenazah.

Itupun diperkirakan paling akhir dibanding tiga tim lainnya, karena sampai pukul 20.00 tim yang dikomandoi Mbah Ali alias Mbah Anggur (58) masih menunggu kedatangan jenazah dari Rumah Sakit (RS) Moewardi Solo. Jenazah tersebut adalah warga Tayu, tapi untuk pemakamannya dilaksanakan di Gunungwungkal.

Dengan demikian, papar Koordinator Tim Pemakaman BPBD yang bersangkutan, Khayun Fulanun, di wilayah tugas tim tersebut sejak pagi hingga sore maupun petang hari tidak terdengar ”nguing-nguing” ambulans pembawa jenazah. ”Sebab, sore sebelumnya di wilayah tim itu atau di Desa/Kecamatan Trangkil ada pemakaman satu jenazah, tapi diambil alih tim Pati 4,” ujarnya.

Pertimbangnnya, lanjut dia, dari sisi jarak lebih dekat dengan Pati yang hanya 12 kilometer dibanding Posko Tim Pati 2 yang berlokasi di Dukuh Slempung, Desa/Kecamatan Dukuhseti. Akan tetapi, malam harinya tim Mbah Anggur harus melaksanakan tugas memakamkan satu-satunya jenazah warga Tayu yang sebelum meninggal harus dirawat di RS Moewardi.

Karena itu, jumlah seluruh jenazah yang dimakamkan oleh empat tim BPBD kemarin memang ada 10, dan pihaknya tetap berharap agar di Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/Juli) ini benar-benar ada penurunan lagi. Kendati demikian, dari data jenazah yang harus dimakamkan oleh tim hari ini paling tidak sudah ada lima,  kalau bisa jangan ada tambahan lagi.

Untuk 10 jenazah yang kemariun harus dimakamkan standar protokol Covid-19 oleh semua tim, paling banyak dari Pati 3 (5 jenazah) dan Pati 1 (2 jenazah). ”Demikian pula dari tim Pati 4 (2 jenazah) sehingga semula diperkirakan sebanyak 9 jenazah, ternyata malam harinya tambah lagi 1 jenazah dari tim Pati 2,” imbuhnya.