Warga Kelurahan Pati Kidul Belum Memanfaatkan Kesempatan Vaksinasi Secara Maksimal

0
26
Suasana pelaksanaan vaksibasi untuk warga Kelurahan Pati Kidul, di Balai Kelurahan setempat, Rabu (30/Juni) tadi pagi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Salah satu jajaran pemerintahan di Pati yang tak ketinggalan melalui pemberian vaksinasi kepada warganya, adalah pihak Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati. Akan tetapi jika dicermati perkembangannya, atau minat warga untuk mendapatkan vaksin tersebut belum begitu maksimal.

Padahal, pihak kelurahan setempat bersama tim dari jajaran tenaga kesehatan (Nakses) Puskesmas Pati I sudah berupaya maksimal, sehingga vaksinasi yang berlangsung tadi pagi adalah tahap kedua. Sedangkan yang tahap pertama sudah dilaksanakan 28 hari sebelumnya, sehingga vaksinasi yang kedua ini adalah terakhir.

Salah seorang personel kelurahan setempat yang bertugas menangani pelaksanaan vaksin tersebut Setyawan mengungkapkan, pada awal vaksinasi sebelumnya yang didaftar sebanyak 300 orang. ”Akan tetapi saat pelaksanaannya yang hadir untuk menjalani vaksinasi tersebut waktu itu hanya sebanyak 200 orang,” ujarnya.

Penyuntikan vaksin oleh petugas dari jajaran tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Pati I, di Balai Kelurahan Pati Kidul, Kecamatan Pati.

Akan tetapi, lanjut dia, jika mengacu pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama sebelumnya maka untuk yang lanjutan kali ini pihaknya juga memperkirakan tidak mungkin bisa hadir semua. Dengan demikian, jika masih ada yang berminat untuk melanjutkan vaksinasi lanjutan nanti harus menunggu kesempatan lagi.

Hanya saja kalau waktunya menunggu terlalu lama, menurut pemahamannya vaksinasi yang pertama tidak ada manfaatnya karena tidak diikuti dengan tindak lanjutnya atau yang kedua hari ini. Akan tetapi terlepas dari hal tersebut, diharapkan mereka yang tidak bisa melanjutkan yang tahapan ini tetap dalam kondisi sehat.

Sebab, dari informasi yang tidak datang dalam vaksinasi lanjutan hari konon juga ada yang tengah menjalani isolasi mandiri, sehingga sudah pasti dalam kondisi sakit maka pemberian vaksin kepada yang bersangkutan tak bisa dilakukan. ” Jika dihitung keseluruhan, dari 200 orang yang hadir paling banyak sekitar 160 orang,” imbuhnya.