Usai Meninggalnya Seorang Warga, Ngepungrojo Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

0
72
Penyempropatan disinfektan oleh jajaran Satuan Sabhara Polres Pati dan Pemdes Ngepungrojo, Kecamatan Pati, di lokasi umum utamanya di masjid-masjid.(Foto:SN/dok-ed)

SAMIN-NEWS.com , PATI – Tidak perlu menunggu lama menyusul usai meninggalnya salah seorang perempuan, warga Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19, maka pemerintahan desa (Pemdes) setempat, langsung bergerak cepat. Yakni, melakukan penyemprotan disinfektan di jalan-jalan serta masjid dan tempat umum lainnya.

Upaya mencegah berlangsungnya penyebaran Covid-19 ini, papar salah seorang perangkat desa Edy, hal tersebut mendapat dukungan dari jajaran Satuan Sabhara Polres Pati. Sehingga pihaknya terus mendampingi bersama personel Bhabinkamtibmas untuk menunjukkan lokasi mana saja yang harus disemprot cairan itu.

Akan tetapi hal tersebut hanyalah merupakan salah satu upaya, tapi kunci utama dalam mencegah penyebaran virus tersebut, adalah sejauh mana tingkat kepatuhan warga. ”Maksudnya, warga tidak melakukan hal-hal yang memunculkan terjadinya kerumunan masa, karena hal itu menjadi bagian paling rawan terjadinya penularan,”ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, semua warga juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan pada diri masing-masing, keluarga, dan lingkungannya. Apalagi, pemdes melalui upaya pencegahan dalam bentuk apa pun jika warga tidak mendukung, tapi justru mengabaikan maka upaya tersebut tentu hanya sia-sia, sehingga saling bahu membahu di lingkungan masing-masing tetap harus diutamakan.

Dengan kata lain, antarlingkungan tetangga hedaknya saling menjaga dan saling mengingatkan karena jika sampai ada yang positif terpapar, hal tersebut risiko terburuk adalah menularkan kepada orang lain yang pada awalnya tidak tahu apa-apa. Karena itu, isolasi mandiri adalah langkah paling tepat tapi harus benar-benar dilaksanakan dengan disiplin.

Jika di lingkungan terjadi kondisi seperti itu, maka lingkungan tersebut harus saling membantu, dan justru jangan menjahui. ”Sedangkan satu hal yang menggembirakan jika sampai terjadi hal paling buruk sampai ada warga yang terpapar meninggal, Ngepungrojo juga sudah punya tim pemakaman sendri, sehingga tidak lagi harus lama menunggu giliran dari tim BPBD,”imbuhnya.