Masyarakat Dinilai Patuh ‘Pati di Rumah Saja’

0
26
Pasar Bambang selama gerakan Pati di Rumah Saja sepi dari pedagang dan aktivitas ekonomi lainnya.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Camat Cluwak, Agus Purwanto mengatakan masyarakat mematuhi anjuran pemerintah terkait gerakan Pati di Rumah Saja yang berlangsung dua hari kemarin. Masyarakat tidak banyak aktivitas di luar rumah.

Menurutnya, jika terpaksa keluar itu hanya keperluan mendesak semata. Jajaran Muspika Cluwak sebelumnya telah melakukan sosialisasi terkait dengan gerakan ini yang bermaksud untuk mengendalikan laju Covid-19.

“Pada prinsipnya warga patuh mas, (keluar) hanya untuk keperluan yang mendesak mereka keluar rumah,” papar Agus kepada Samin News.

Agus menyatakan bahwa masyarakat telah mengantisipasi upaya oleh pemerintah itu dengan menyediakan stok bahan pokok. Ia menyampaikan untuk makanan masyarakat sudah mempunyai stock hingga dua hari. Artinya Sabtu s/d Minggu, bahkan hingga Senin pagi.

Patuhnya masyarakat terhadap gerakan itu, lanjutnya masyarakat sudah mengetahui dan memahami bahwasanya gerakan ini adalah untuk memutuskan mata rantai pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Kecamatan Cluwak menginstruksikan masyarakat berdiam diri tinggal di rumah selama dua hari. Dan yang ada masyarakat merespon ihwal itu dengan positif. Misalnya, kegiatan perekonomian dibolehkan asal dengan ketentuan yang berlaku, justru masyarakat libur total.

“Untuk Pasar Bambang dan Ngablak justru sesuai dengan imbauan kami di hari Selasa, mereka sadar libur total walaupun ada ralat untuk toleransi berjualan s/d pukul 12.00 WIB, lebih memilih di rumah saja,” tambahnya.

Dengan begitu, gerakan masif serentak oleh elemen masyarakat ini sudah berjalan. Terlepas dari itu, yang penting jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan, bersama menangani pandemi yang berjalan hingga setahun lebih ini.