Ketua IBI Pati Tanggapi Anggota Komisi IX DPR Soal Formasi Bidan

0
22
Ketua IBI Cabang Pati, Ninik Hermiati (berdiri) saat sambutan dalam acara sosialisasi empat pilar oleh Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Pati, Ninik Hermiati mengaku senang dengan perjuangan anggota komisi IX DPR RI Edy Wuryanto memperjuangkan nasib bidan non ASN. Khususnya di wilayah konstituennya yang meliputi Pati, Rembang, Blora, juga Grobogan.

Bidan yang belum masuk menjadi ASN ini diminta untuk mendata berapa jumlahnya. Yang kemudian nantinya data tersebut akan diusulkan kepada instansi terkait dalam pengangkatan pegawai negeri dari profesi bidan.

Pendataan bidan akan segera diurus melalui perkumpulan IBI Pati. Kemudian nantinya jika ada informasi penerimaan PNS atau pun PPPK akan disosialisasikan oleh instansi yang bersangkutan.

“Lewat puskesmas, Dinas Kesehatan juga badan kepegawaian daerah itu nanti akan disosialisasikan, misalnya dari pusat ada penambahan PPPK tentang ujiannya maupun alurnya,” kata Ninik beberapa hari lalu.

Menurutnya, yang menjadi persoalan bukan masalah seberapa banyak jumlah tenaga bidan. Pasalnya di Kabupaten Pati sendiri, ia menyebut sudah cukup. Akan tetapi, persoalan yang dihadapi adalah terkait jumlah formasi yang dibutuhkan menjadi pegawai ASN.

“Tenaga kerja bidan di Pati sendiri sudah cukup. Kadang bahkan tidak melayani kebidanan saja, tapi juga membantu yang ada di UGD,” jelas.

Oleh sebab itu, bagi wakil rakyat yang duduk di kursi dewan pusat itu bagaimana memperjuangkan nasib rakyat di konstituennya. Dalam hal ini adalah merumuskan atau mengusulkan formasi ASN dari kebidanan.

Sebelumnya, Edy Wuryanto menyatakan bahwa formasi PPPK untuk tenaga kesehatan (nakes) itu masih terbilang cukup kecil. Menurutnya pemerintah saat ini memprioritaskan guru.

Maka, pihaknya siap memfasilitasi dengan mendata berapa jumlah bidan di Pati yang non ASN. Kemudian data nakes, dari profesi bidan ini akan diusulkan kepada Kemenkes.