Kemarin Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19 Sebanyak 26, Ditambah Susulan Dua

0
177
Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Pati yang sampai saat ini terus berlanjut.(Foto:SN/dok-aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam waktu satu hari satu malam Rabu (16/Juni) 2021 kemarin, warga Pati yang meninggal dan harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 sebanyak 26 orang. Akan tetapi pada Kamis (17 Juni) menjelang subuh dinihari hingga pagi hari tadi ada tambahan dua jenazah lagi yang sudah  meninggal kemarin.

Masing-masing, yaitu salah seorang warga Dukuh Kemisik, Desa/Kecamatan Sukolilo yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Dokter Moewardi Solo. Karena dalam kondisi waktu, maka untuk memakamkan jenazah ini dilakukan oleh tim ”jaga tetangga” sehingga jenazah tidak menunggu dimakamkan pagi harinya oleh tim.

Hal tersebut, papar Koordinator Pemakaman Jenazah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun merasa sedikit lega. Jika tim ”jaga tetangga” yang sudah terbentuk segera diberdayakan maka untuk pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 tidak perlu menunggu atau tergantung tim.

Karena itu, tim ”jaga tetangga ini yang sudah terbentuk agar segera proaktif, dan kepala desa bisa berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk mempersiapkannya. ”Adapun satu jenazah susulan yang meninggal kemarin dan  harus dimakamkan Kamis tadi pagi, adalah seorang warga Pegandan, Kecamatan Margorejo,”ujarnya.

Pemakaman standar protokol Covid-19 di Pati yang sepertinya tiada pernah berhenti sekarang ini.(Foto:SN/dok-aed)

Sedangkan berkait dengan pemakaman jenazah hari itu, lanjut dia, selesai dilakukan salah satu BPBD Pati 1, pada pukul 24.00 yang merupakan pemakaman terakhir adalah jenazah seorang laki-laki warga Dukuh Kaliampo, Desa Wangunrejo juga di Kecamatan Margorejo. Sebelum meninggal almarhum dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso.

Dengan demikian, ketiga tim masing-masing BPBD Pati 1 seluruhnya memakamkan 9 jenazah, Pati 2 (utara) sebanyak 6 jenazah, dan Pati 3 (11 jenazah). Di antaranya ada warga Lengkong dan Raci, Kecamatan Batangan, dan ada pula dari Desa Doropayung, Growong Kidul, Growong Lor, Kecamatan Juwana.

Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Pati yang berlangsung hingga malam dan dinihari juga tak bisa dihindari.(Foto:SN/dok-aed)

Selain itu yang dari wilayah Kecamatan Pati, ada dari Desa Sidoharjo, Kutoharjo,  Desa Blaru, dan ada juga yang dari Desa Brati, Kecamatan Kayen. Adapun yang dari Pati 2 (utara) ada jenazah warga dari Desa/Kecamatan Trangkil, Soneyan dan Purworejo, Kecamatan Margoyoso serta berikutnya ada yang dari Desa Tayu, Margomulyo, Kecamatan Tayu, dan juga dari Kecamatan Cluwak.

Sementara itu, dari data meninggal Kamis (17/Juni) hari ini untuk sementara dari Pati utara ada dua, masing-masing dari Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu, dan dari Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti. ”Selebihnya ada jenazah dari warga Desa/Kecamatan Gabus, Desa Lengkong serta Raci Kecamatan Batangan,  serta Desa Kauman, Kecamatan Juwana, Growong Lor, kecamatan setempat,”imbuhnya.