Karyawan PT Dua Kelinci Vaksinasi Masal, Dewan: Meminimalisir Penyebaran Covid-19

0
120
(kanan) Plt Dinas Kesehatan Subawi, (kiri) Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati saat memantau jalannya Vaksinasi masal diikuti oleh pekerja PT Dua Kelinci

SAMIN-NEWS.com, PATI – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-75, pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten bersama jajaran TNI-Polri menggelar kegiatan serbuan vaksinasi masal sehari satu juta orang. Kegiatan vaksinasi masal ini dilakukan secara serentak di 34 wilayah Polda.

Vaksinasi masal tersebut dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Wabup Saiful Arifin, stakeholder terkait serta dari perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Adapun pelaksanaan vaksinasi masal di Kabupaten Pati tepatnya di PT Dua Kelinci, Sabtu (26/6/2021).

Vaksinasi masal diikuti oleh pekerja PT Dua Kelinci sebanyak 4.100 karyawan. Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai tindak lanjut terhadap penanganan Covid-19, baik di Indonesia umumnya dan Kabupaten Pati khususnya.

Anggota Komisi D  DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati mengatakan vaksinasi itu sebagai bentuk respon pemerintah dalam memutus transmisi dan klaster Covid-19 utamanya di perusahaan kacang tersebut.

“Vaksinasi masal tindak lanjut sebagai respon penanganan Covid-19 di lingkungan PT Dua Kelinci,” katanya kepada awak media.

Ia melanjutkan, sebelumnya di perusahaan PT Dua Kelinci terdapat sejumlah karyawan yang terpapar Covid-19. Oleh karena itu, hal ini direspon positif dalam bentuk program vaksinasi masal.

Menurutnya karyawan PT Dua Kelinci yang terpapar Covid-19 telah menjalani isolasi mandiri (Isoman) di tempat karantina sentral. Sementara itu pemkab Pati menyediakan ruang isolasi di RSUD Soewondo juga di Hotel Kencana.

“Dari sekitar 6 ribu diikuti oleh 4 ribu karyawan Dua Kelinci, ini merupakan pencegahan. Supaya meminimalisir penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Politisi asal Partai Golkar ini menegaskan bahwa vaksinasi tidak menjamin seseorang tidak terpapar virus corona ini. Akan tetapi, pihaknya dengan upaya vaksinasi akan lebih menjaga dalam memprotek atau melindungi dari Covid-19.

“Walaupun sudah divaksin tetapi menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan 5M harus tetap dipatuhi,” tandasnya.